10 Warga Bolmong Teridentifikasi HIV-AIDS

BOLMONG—Penyebaran HIV-AIDS di Kabupaten Bolmong semakin pesat. Pasalnya, meski baru pertengahan tahun 2017 namun sebanyak 10 warga teridentifikasi terserang penyakit mematikan tersebut. “Ya hingga kini ada 10 warga yang sudah teridentifikasi penyakit HIV-AIDS,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Bolmong Julin Papuling SKM ME.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Indo Post, penyebaran penyakit menular tersebut hampir mirip pada 2016 lalu. Sebab tahun lalu sebanyak 24 warga teridentifikasi penyakit tersebut. “Ya penyebaran penyakit tersebut hampir serupa pada tahun lalu,” ungkap Julin.

Ia mengungkapkan,  ketika mendapati kasus sepuluh  orang itu, pihaknya langsung melakukan penanganan. Katanya ada yang dirawat di Puskesmas kemudian langsung dirujuk ke Manado untuk melanjutkan pengobatan. “Semua pasien sudah diberikan tindakan lebih lanjut,” terang Julin.

Dirinya mengatakan, ada model baru penyebaran penyakit tersebut yakni tertular melalui gunting kuku, silet, juga barang lainnya yang biasa digunakan secara bergantian oleh banyak orang. “Memang harus berhati-hati menggunakan barang secara bergantian seperti itu. Apalagi kita tidak tahu apakah orang yang menggunakan barang itu sebelumnya mengidap penyakit menular atau tidak, tambah lagi kita tidak tahu kalau barang itu steril atau tidak,” imbaunya. ”Kalau satu orang yang menderita penyakit HIV AIDS menggunakan gunting kuku sempat terluka, kemudian diganti dengan orang lainnya dan terjadi hal yang sama otomatis itu akan tertular. Intinya kita harus hati-hati. Sebab, pencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkasnya.

Sementara itu, pemerhati pemerintah Bolmong Djainal Moodoto mengharapkan kepada pemerintah agar menyeriusi permasalahan tersebut. Katanya, pemerintah harus rutin melakukan sosialisasi guna mencegah penyakit tersebut. “Intinya pemerintah harus memberikan penanganan serius pada penyebaran penyakit tersebut,” kuncinya. (jly)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.