4.000-an Anjing di Kabupaten Sitaro Belum Divaksin Rabies

pasang slot online
BERPERAN AKTIF: Wakil Bupati Sitaro, Siska Salindeho (kanan), saat melakukan vaksinasi terhadap seekor anjing

SITARO — Gendang perang terhadap penyakit rabies terus ditabuh Pemkab Sitaro melalui Dinas Pangan dan Pertanian. Terbukti, Selasa (30/5) kemarin, digelar vaksinasi massal tahap III, di halaman kantor bupati. Kadis Pangan dan Pertanian, Ir James Makasenda, ketika dikonfirmasi menyebutkan, berdasarkan data yang dihimpun oleh petugas lapangan, jumlah anjing yang ada di Sitaro sekira 16 ribuan. Sementara yang sudah divaksin sekira 12 ribuan. “Dan untuk kegiatan tahap III ini yakni memberi vaksin terhadap sekitar 4 ribuan anjing yang belum divaksin, termasuk memberi vaksinasi ulang, kepada anjing yang sebelumnya sudah disuntik rabies,” tutur Makasenda. Lanjutnya, untuk 4 ribuan anjing yang baru akan divaksin, belum termasuk anjing yang baru dilahirkan. Sementara itu, ketika disinggung soal kasus rabies, Makasenda menyebutkan, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, hanya ada dua kasus. “Ada dua kasus yaitu terjadi di Kecamatan Siau Timur masing-masing 1 kasus di Kampung Karalung dan Lansi,” beber jebolan Fakultas Peternakan Unsrat ini. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Richard Sasombo menambahkan, vaksinasi dilakukan ke kampung-kampung, dan sudah dimulai sejak 20 Mei lalu. “Pokoknya kegiatan ini akan berakhir ketika semua hewan yang berpotensi rabies sudah divaksinasi,” ujar eks Sekcam Tagulandang Selatan ini. Terkait kegiatan vaksinasi, Ostafien Kantohe, Srikandi Muda asal Kapeta Kecamatan Siau Barat Selatan, ikut mengapresiasi program bebas rabies 2017 yang digagas pemerintah daerah. “Sebuah langkah preventif yang patut mendapat apresiasi, dan kami masyarakat pun berharap hal positif ini terus berkesinambungan sehingga potensi serangan rabies bisa ditangkal,” harapnya. Diketahui, selain dihadiri tim vaksinasi dari provinsi, kegiatan Wakil Bupati Sisca Salindeho bersama Sekda Adri Manengkey serta dihadiri perwakilan Dirjen Peternakan Kementrian Pertanian ini, juga menampilkan demonstrasi dokter hewan cilik yang dipandu drh Hanna Tuahu Msc. (gus)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.