50 Prajurit TNI Lumpuhkan Teroris di Teling

MANADO — Penyanderaan yang dilakukan sekelompok teroris terhadap sejumlah warga di Teling, Rabu (21/6) kemarin, sempat membuat warga sekitar heboh. Pasalnya, saat beraksi, para teroris ini lengkap dengan senjata. Bahkan, mereka nampak tidak segan-segan melukai sanderaan mereka. Beruntung aksi brutal tersebut bisa diredam Yonif 712/Wiratama dengan menurunkan 50 prajurit plus satu helikopter angkut milik TNI Angkatan Darat (AD). Adapun aksi menegangkan ini tersaji dalam latihan simulasi pembebasan sandera yang dipusatkan di Markas Kodam XIII/Merdeka. Pantauan Indo Post, latihan itu diikuti 50 prajurit bersenjata lengkap. Simulasi menceritakan pembebasan terhadap warga yang disandera oleh teroris. Kegiatan dipandu Staf Operasi Korem 131/Santiago Mayor Inf Reno Handoko bersama dengan Staf Operasi Kodam XIII/Merdeka.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk mematangkan kesiapan setiap prajurit agar tetap siap-siaga menghadapi keadaan yang mengancam meski itu terjadi tiba-tiba. “Sehingga segala kemungkinan itu telah dapat diperkirakan dan dipersiapkan jauh sebelumnya,” terangnya.

Selain itu, adanya perkembangan situasi dan kondisi yang ada di Negara tetangga Filipina yang bisa berdampak buruk bagi Indonesia. Khusus di daerah Provinsi Sulawesi Utara tepatnya paling Utara yaitu di Kabupaten Kepulauan Talaud yang berada di Pulau Miangas, Marore dan Marampit.

Turut hadir dalam latihan Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Endro Satoto,para Asisten Kasdam serta para Kabalakdam XIII/Merdeka, dan juga disaksikan oleh masyarakat sekitar Makodam XIII/Merdeka. (air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.