90 Miliar Pembebasan Lahan Ring Road 3 Mengucur Agustus

MANADO — Pembebasan lahan untuk pembangunan Manado Outer Ring Road (MORR) 3 Winangun-Malalayang segera berproses. Panitia pengadaan lahan di Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Sulut telah melelang pekerjaan konsultansi Appraisal pengadaan tanah. Diperkirakan akhir Agustus mulai proses identifikasi lahan.

“Iya, sementara proses lelang. Yang akan menentukan harga lahan, tanaman, atau bahkan bangunan yang kena pembebasan adalah Tim Appraisal. Mereka bekerja independen,” kata Kadis Perkimtan Sulut JE Kenap melalui Kabid Pertanahan Yusuf Subroto SSos.

Namun, kata Subroto, saat ini yang sedang ditunggu adalah dokumen penetapan lokasi (penlok) lahan-lahan yang akan dibebaskan. Penlok tersebut akan disahkan Gubernur. “Belum ada SK Gubernur untuk Penlok. Kalau sudah ada, akan ketahuan lahan-lahan mana saja dan milik siapa yang akan kena. Nanti akan keluar peta bidang,” katanya.

Peta bidang tersebut, jelasnya, akan diserahkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulut untuk dilakukan pengukuran, identifikasi, serta verifikasi luasan dan data pemilik lahan.

“Akan diumumkan secara luas di kantor kelurahan dan kantor desa tanah-tanah yang akan kena pembebasan. Luas maupun pemilik akan diumumkan, agar ada feedback dari masyarakat, misalnya, keberatan soal luas maupun kepemilikan,” katanya.

“Kalau bukti kepemilikan, harusnya sertifikat. Kalau belum ada sertifikat, ada dokumen keterangan resmi dari pemerintah setempat soal kepemilikan lahan tersebut,” tambah Subroto.

Sekadar referensi, saat ini sedang berlangsung lelang Jasa Konsultansi Penilaian Tanah (Appraisal) untuk Jalan Lingkar Luar Tahap III, dengan nilai paket Rp494,8 juta. Saat ini sedang dalam tahap evaluasi dokumen kualifikasi, dan sesuai jadwal 23 Agustus 2017 nanti kontrak kerja akan ditandatangani.

Sementara untuk anggaran pembebasan, menurut Subroto, dalam APBD 2017 telah disediakan Rp90 miliar untuk 30 hektare. Hitungan kasarnya adalah lebar lahan yang akan dibebaskan 30 meter dengan panjang 10 kilometer. “Kalau hitungan kami, tahun ini pembebasan lahannya tuntas, tapi nanti bergantung hasil penilaian Tim Appraisal,” tambahnya.

Sebelumnya, Plt. Kadis PUPR Sulut Steve Kepel mengungkapkan tahap awal pembangunan MORR 3 sepanjang 1 kilometer. “Karena anggaran yang diusulkan BPJN XV untuk APBN 2018 baru senilai 25 miliar. Di Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian PUPR sudah dibahas anggaran proyek itu,” kata Kepel beberapa waktu lalu. “Pak Gubernur sedang usahakan agar jalan tersebut akan ditangani dengan skema pembiayaan multiyear, karena estimasi total anggarannya 500 miliar,” ungkapnya.(baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.