Alasan Pembayaran TKG Bolsel Molor

pasang slot online slot slot gowd

BOLSEL— Guru yang mengabdi di desa tertinggal nampaknya harus mengelus dada. Tunjangan khusus guru (TKG) triwulan 1, hingga kini belum dibayarkan. Pasalnya, hingga kini dana belum ditransfer pemerintah pusat ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Kepala Bagian Keuangan Daerah (BKD) Arvan Ohy melalui Kabid Perimbangan Yudhiet Yusuf, tak menampik hal tersebut. “Memang pembayaran triwulan satu, harusnya dibayarkan paling cepat bulan Maret. Tapi, sampai sekarang dana belum masuk di RKUD,” kata Yudiet saat dikonfirmasi wartawan koran ini.
Diungkapkannya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemenbud) terkait besaran anggaran yang harus dibayarkan. “Dana TKG setiap bulan kita cek langsung di Kemendagri. Tapi, kita masih mendapat jawaban yang sama,” ungkap Yudiet.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Ramli Majid melalui Kabid Dikdas Rante Hattani mengatakan hal serupa. “SK (surat keputusan,red) Mendikbud terkait penerima TKG dan Juknis pembayaran sudah terbit. Tapi, kita masih menunggu dana masuk kas daerah baru mengajukan pencairan,” kata Rante.
Dituturkan Rante, sesuai SK Mendikbud nomor 0034.1712/C5/TK/T1/2017, penerima TKG berjumlah 33 orang, yang terdiri dari 25 guru SD dan 8 guru SMP (lihat grafis). Sebelumnya kata Rante, data desa tertinggal diambil Kemendikbud dari Kementerian Desa (Kemendes). Kemudian, Dikpora seluruh daerah di Indonesia, diminta memasukkan data guru yang mengajar di desa tertinggal sesuai rekom Kemendikbud. “Sebelumnya, kita mengajukan tigah puluh tujuh guru. Tapi, SK yang terbit hanya tiga puluh tiga,” tutur Rante.
Lanjutnya, pagu anggaran TKG sekira Rp1,1 M bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) kepada daerah melalui dana alokasi khusus (DAK). “Sesuai Juknis, TKG dibayarkan pertriwulan dengan besaran perbulan setara satu kali gaji pokok,” imbuhnya.
Dijelaskan Rante, TKG merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat melalui pemerintah daerah untuk guru yang mengajar di wilayah khusus. “Jadi, pertiwulan guru desa terpencil menerima tiga tunjangan sekaligus. TPG, PKG dan TKD,” ujar Rante. (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.