ASN Bolmong ‘Panen’ Duit, 39,2 M Bayar 3 Item Gaji

 

BOLMONG—Juli ini tampaknya menjadi bulan rejeki bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong. Pasalnya, sebanyak 3 item pendapatan akan didapatkan para abdi negara. Bahkan, Pemkab menggelontorkan dana sebesar Rp39,2 untuk pembayaran gaji pokok, gaji 13 dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). “Ya ada Rp39,2 dana yang dikucurkan untuk pembayaran tiga item pendapatan ASN,” ujar Kepala Bidang Anggaran, Badan Keuangan Daerah Hensi Mokoginta SE, kemarin.

Berdasarkan data yang diperoleh Indo Post, perincian dana pendapatan 4.359 ASN terdiri dari gaji pokok bulan Juli sebesar Rp18.227.204.182 dan gaji 13 yang dikucurkan sebesar Rp17.297.722.169. Sedangkan untuk pembayaran TPP Pemkab juga mengucurkan dana sebesar Rp3,7 miliar. “Anggaran tersebut bersumber dari DAU (dana alokasi umum),” terang Hensi.

Kepala BKD Bolmong Drs Ashari Sugeha melalui Kepala Bidang Perbendaharaan Abdul Manan Tungkagi SE mengatakan, ketiga item gaji tersebut sementara diproses. Kata Manan, pencairan ketiga gaji tersebut tergantung kesiapan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Tentunya jika berkas permintaan dana dari SKPD sudah lengkap langsung diproses,” ungkapnya.

Manan menambahkan, proses keuangan di BKD sudah terintegrasi. Nantinya, jika berkas permintaan dana dimasukkan sejak pagi hari, maka sorenya akan langsung mendapatkan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D). “Memang saat ini berkas yang masuk sangatlah padat karena bersamaan dengan pencairan dana desa. Namun, jika dimasukkan sejak pagi, SP2D akan terbit pada hari itu juga,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk STh MM mengimbau kepada para ASN untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan menunjukkan kinerja yang profesional. Sebab katanya, Pemkab telah berupaya untuk memberikan semua hak para ASN termasuk mencairkan gaji tepat waktu. “Tentunya dengan pencairan gaji tersebut para ASN dituntut untuk bekerja profesional,” terangnya.

Yanny juga menegaskan pihaknya tidak segan-segan menjatuhkan sanksi kepada para ASN jika tidak disiplin dan malas masuk kantor. “Beberapa waktu lalu saja, Pemkab terpaksa mengambil sikap tegas berupa pemecatan 3 ASN karena masala kedisiplinan. Begitu juga tidak menutup kemungkinan ada 12 lagi ASN yang sementara digaji untuk dijatuhkan sanksi pemberhentian secara tidak hormat,” kuncinya. (jly)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.