Awal Juli, 84 Rumah di Pameran Kayuwatu Ditertibkan

MANADO — Setelah melalui beberapa pendekatan serta peringatan, pengosongan lahan di lokasi Pameran Kayuwatu, Kecamatan Mapanget, akan dieksekusi. 84 unit rumah warga yang berada di lokasi pameran tersebut, yang ternyata berdiri di lahan milik Pemprov Sulut, akan ditertibkan paksa.

Hal itu disampaikan Plt. Kasat Pol-PP Sulut Edison Humiang kepada Indo Post, Rabu (21/6) pagi, di ruang kerjanya. “Ya sesuai ketentuannya memang harus kita tertibkan dan itu sudah diatur dalam undang-undang. Kami menindaklanjuti peraturan, dan hanya bisa menjalankan Tupoksi,” kata Kasat Humiang.

Mantan Sekretaris Kota Bitung itu menambahkan, penertiban paksa itu bakal dilakukan awal Juli mendatang. “Ini sudah final pastinya. Karena beberapa waktu lalu sudah kita beri surat peringatan 1, 2, hingga 3 kali. Dan sayangnya belum ada respon yang serius dari warga untuk membongkar sendiri rumahnya. Jadi, nanti di tanggal 6 Juli, semua rumah yang berdiri di lahan Pemprov Sulut, kita tertibkan,” tegas Humiang.

Menurut Humiang, sebelumnya Satpol PP Sulut telah melakukan pendekatan khusus kepada warga setempat agar mau menertibkan sendiri secara baik-baik, agar tidak sampai diteribkan secara paksa. “Sudah kita imbau dengan baik-baik sama mereka. Kita juga kan sudah sampaikan bahwa Pemprov telah menyediakan mobil pengangkut barang-barang dari hasil penertiban untuk diantar ke rumah pindah,” jelasnya.

Sekadar diketahui, selain di lokasi pameran Kayuwatu, rupanya ada beberapa lokasi di Manado yang lahannya milik Pemprov Sulut tapi diduduki warga. Seperti di Karangria Kecamatan Tuminting, Kalasey, Buha, dan MBH.(idp/baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.