Bangun RSUD, Pemprov Akan Ajukan Pinjaman 350 M

pasang slot online slot slot gowd

MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berencana akan mengajukan pinjaman senilai Rp350 miliar lebih kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (MSI). Dana itu rencananya untuk pembangunan rumah sakit umum daerah dan rumah sakit mata.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Senin (31/7) siang Pemprov dipimpin Sekprov Edwin Silangen rapat bersama pimpinan DPRD juga Ketua-ketua Fraksi dan Komisi, agar rencana pinjaman tersebut mendapatkan persetujuan.

“Ini merupakan alternatif pinjaman untuk mempercepat rencana pembangunan infrastruktur kesehatan milik pemerintah,” jelas Silangen usai rapat bersama.

Kata dia, kebijakan melakukan pinjaman ke PT MSI (persero) karena perusahaan ini memiliki legitimasi dan sudah terbukti bekerja sama dengan 31 pemerintah provinsi di Indonesia. “Meski ini merupakan pinjaman, namun tidak akan membebani keuangan daerah karena nantinya pengembalian diambil dari hasil investasi,” jelas Silangen.

Menanggapi rencana Pemprov tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut Stevanus Vreeke Runtu mengingatkan agar jangan sampai pinjaman membebani keuangan daerah, sehingga rencana pembangunan untuk sektor yang lain justru akan terhambat. “Program sangat bagus, namun apakah sudah tertata dalam RPJMD?” tanya SVR.

Juga mantan Bupati Minahasa ini mempertanyakan jika terjadi tunggakan akibat investasi tidak jalan, apakah langsung dipotong? “Perlu diantisipasi jika terjadi pinjaman macet, jangan sampai utang itu menggerogoti APBD,” ujar SVR.

Sementara itu pada pertemuan yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw tersebut DPRD telah menetapkan akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna melakukan kajian atas rencana pemerintah tersebut. “Perlu dibentuk Pansus sebelum memberikan persetujuan,” kata Angouw.

Untuk diketahui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) adalah BUMN pembiayaan infrastruktur yang kepemilikan saham 100% oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia. PT SMI memainkan peran aktif dalam memfasilitasi pembiayaan infrastruktur, melakukan kegiatan pengembangan proyek, dan melayani jasa konsultasi untuk proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. PT SMI membawa tugas mendukung agenda pembangunan infrastruktur pemerintah Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga keuangan swasta dan/atau multilateral dalam skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Dengan demikian, PT SMI dapat berfungsi sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.(jos)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.