Bolsel Pertama se-Sulut Bayarkan Dandes dan ADD

BOLSEL— Setalah melalukan berbagai tahapan, hingga evluasi RAPBDes, Pemda Bolsel mulai membayarkan dana desa (Dandes) dan alokasi dana desa (ADD) 2017. Desa Popodu Kecamatan Bolaang Uki, merupakan desa pertama yang menerima kucuran dana transfer dari pemerintah pusat tersebut. Dicairkan, Selasa (16/5) kemarin, Bolsel merupakan daerah pertama se Sulut dalam mencairkan Dandes dan ADD tahap 1 2017.
Kepala Badan Keuangan (BK) Arvan Ohy membenarkan hal tersebut. “Desa Popodu sudah memasukkan perbaikan hasil koreksi evaluasi RAPBDes. Sehingga, hari ini (kemarin,red) Dandes dan ADD tahap satu sudah ditransfer dari rekening kas umum daerah (RKUD), ke rekening kas desa (RKDes) Popodu,” tutur Arvan, kemarin.
Lanjutnya, ADD/DD tahap pertama yang sudah ditransfer Rp 600 juta dari total ADD/DD Desa Popodu Tahun 2017 sekira Rp1,2 miliar.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPP-PA) Deky Paputungan, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa Muhammad Basri mengatakan, setelah Desa Popodu, akan menyusul 7 desa lain yang sudah selesai dievaluasi. “Saat ini, kita sedang menunggu perbaikan yang dikoreksi saat evaluasi. Jika itu sudah ditindaklanjuti, pencairan sudah bisa diproses,” kata Basri.
Sementara itu, Kepala Desa (Sangadi) Popodu Emil Salim Mane mengatakan, dibayarkannya Dandes dan ADD tahap 1 2017, mempermudah desa dalam menjalankan semua program di desa. “Program desa khususnya fisik, akan cepat terlaksana dan teralisasi jika Dandes dan ADD sudah ada di kas desa. Penghasilan tetap (siltap) dan honor aparat desa juga akan segera terbayarkan,” kata Emil.
Lanjutnya, sebagai desa pertama penerima, Desa Popodu akan berupaya keras agar dalam pertanggungjawaban menjadi yang pertama juga. “Kami juga akan mengawali pertanggungjawaban dari apa yang telah kami terima dari pemerintah daerah, baik itu ADD maupun DD,” ujarnya sembari mengucupakan terima kasih kepada pemerintah daerha khususnya Bupati Hi Herson Mayulu, Wabup Iskandar Kamaru dan Sekda Indra Damopolii yang terus mendoronga pemerintah desa agar segera menyelesaikan prosedur pencairan Dandes dan ADD. (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.