BPN Tergetkan 1000 Tanah Bersertifikat

 

RATAHAN – Tahun 2017 ini Kementerian ATR/BPN menargetkan pensertipikatan lima juta bidang tanah, sementara jumlah tanah yang bersertifikat ± 45 % dan dibutuhkan waktu 100 tahun untuk tanah Indonesia.

Untuk Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sendiri tahun 2017 ini ada sekitar 1.000 bidang tanah yang akan diproses pembuatan sertifikat, dari seribu bidang tanah tersebut tersebar di 2 kecamatan. Yakni Kecamatan Belang dan di Kecamatan Tombatu.

“Sehubungan dengan tahun ini akan ada kunjungan Presiden Jokowi di Mitra, maka kami akan usahakan 100 sertifikat yang akan diserahkan lansung oleh Presiden Jokowi nanti,” jelas Kepala Badan Pertanahan Mitra Trini A. Woruntu, kemarin.

Sementara itu, dalam pengurusan sertifikat pihak BPN Mitra tidak mematok harga alias gratis.

“Dalam pengurusan setifikat prona ini tidak ada bayaran, dan apabila ada petugas yang turun dilapangan melakukan pungutan, silahkan lapor kepada kami,” tegasnya.

Woruntu juga menjelaskan, ada program yang sekarang lagi digiatkan oleh BPN, yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Menurutnya, pendekatan yang dilakukan dalam PTSL ini adalah melalui desa per desa.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah ada yang dipetakan secara keseluruhan kalau bisa disertipikatkan. Sehingga single piece of land sudah dapat terpetakan, sudah punya nomor induk persil, asalkan dalam pengusulannya harus benar-benar didukung dengan surat-surat tanah yang lengkap, termasuk hak kepemilikan asal tana,” kata tandas Woruntu. (vel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.