Bupati Tetty Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat

 

AMURANG—Mengemban tugas sebagai kepala daerah, membuat Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH, bukan hanya fokus dalam menyukseskan pembangunan infrakstruktur, melainkan ikut peduli untuk menciptakan masyarakat Minsel yang sehat. Buktinya, dalam kegiatan pencanangan program sadar lingkungan yang digelar, Senin (5/6) kemarin, kedua pemimpin pilihan rakyat ini, kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membudayakan prilaku hidup sehat dengan cara menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menurut orang nomor satu di  Minsel yang akrab disapa Tetty, keberhasilan satu pemerintahan bukan hanya diukur dengan adanya kemajuan pembangunan, melainkan bagaimana menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Percuma saja Minsel memiliki fasilitas publik  yang lengkap, tapi warganya sakit-sakitan. Sebab itu, saya minta mari kita sama-sama peduli akan kebersihan lingkungan. Karena sampah-sampah yang dibiarkan berserakkan disembarang tempat, bisa menjadi sumber penularan penyakit dan mengancam kesehatan kita semua,” ajak Tetty.

Tetty menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemkab Minsel dan masyarakat untuk dapat menyukseskan berbagai program yang telah dicanangkan, sehingga harapan untuk bisa meraih penghargaan adipura, dapat terwujud dengan baik. “Program yang telah dicanangkan saat ini jangan hanya dijadikan slogan belaka, melainkan harus dilaksanakan dengan baik dan membutuhkan peran aktif dari semua elemen masyarakat,” ucapnya.

Upaya Pemkab Minsel untuk menciptakan lingkungan sehat dan asri dengan menanam ribuan pohon di wilayah pusat Kota Amurang dan sekitarnya, menuai apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. “Kegiatan penanaman pohon di sepanjang jalan trans Sulawesi pusat Kota Amurang dan beberapa lokasi lainnya yang dipelopori oleh bupati dan wakil serta jajaran Pemkab, sangat memiliki nilai positif. Sebab dengan semakin banyak pohon, maka udara disekitar pusat Kota Amurang dan sekitarnya akan menjadi lebih sejuk. Demikian juga potensi-potensi terjadinya bencana alam bisa diminimalisir, dan masyarakat bisa hidup nyaman dan tenang,” ucap tokoh masyarakat Amurang Lian Pongajow dan Vian Polii.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minsel Roy Sumangkut ST menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi dan peran aktif dari pihak swasta dalam mendukung suksesnya program Pemkab Minsel. “Untuk menopang keberhasilan program gerakan CEP-FDW, ada berbagai bantuan yang sudah diberikan oleh pihak swasta, antara lain 120 ribu pohon yang disumbangkan oleh perusahaan pembangkit listrik Power Ship, PT Mega Daya Tangguh dan PT Pembangkitan Jawa-Bali. 16 unit bak sampah beton oleh PT Cargil, 35 unit bak sampah terpila oleh Bank Sulut, 5 unit bak sampah terpila oleh PT Tropica Coco Prima, 80 unit tempat sampah oleh PT Maxima Artha, 3 unit bak sampah terpila oleh PT Nichindo dan sejumlah fasilitas bank sampah lainnya yang disumbangkan oleh PLN sector Minahasa, Hotel Sutanraja, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI serta motor sampah dan mesin babat rumput oleh PT SEJ. Dan seperti yang disampaikan oleh Bupati Tetty dalam kegiatan tadi bahwa masih ada beberapa perusahaan yang akan memberi kontribusi dalam menopang program peduli lingkungan yang dicanangakan oleh Pemkab,” terang Sumangkut. (jem)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.