Dada Pria Mahakeret Diterjang Tiga Peluru Senapan Angin

MANADO — Lelaki bernama Stenly Tuju (38), warga Kelurahan Mahakeret Barat, Lingkungan III, Kecamatan Wenang, terpaksa harus dilarikan ke RSUP Kandou. Pasalnya, karyawan swasta ini mendapat tiga terjangan peluru senapan angin yang ditembakkan pelaku misterius. Peristiwa itu terjadi tak jauh dari rumahnya, sekira pukul 04.00 Wita, Selasa (22/8) sore.

Informasi yang dirangkum, pria beristri ini baru saja selesai kerja dan bermaksud pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor. Tenyata dekat rumah korban ada perkelahian antara anak-anak muda yang tidak dikenalinya. Kelompok yang bertikai tersebut saling serang dengan mengunakan senapan angin dan batu. “Saya belum merasa kalau dada saya tertembak senjata angin. Jadi saya terus berjalan menuju ke rumah,” ujar korban.

Saat dirinya memeriksa tubuhnya, ternyata peluru senapan angin sudah tertancap di dadanya. Stenly langsung tancap gas untuk mencari pertolongan warga yang ada di sekitarnya. Melihat korban sedang teriak minta tolong, warga langsung melarikannya ke rumah sakit (RS) terdekat, sebelum dirujuk ke RSUP Kandouw. Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Kapolsek Urban Wenang Kompol Deli Manulang, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah diterima, saat itu memang benar ada terjadi perkelahian antara anak-anak muda, namun itu bukan tarkam,” jelas Deli. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.