Dana Pembebasan Lahan Milik Ny. Zus Tumbelaka Dibayar 2018

MANADO — Pencairan dana kompensasi pembebasan lahan Waduk Kuwil-Kawangkoan, Minut, atas nama Zus Ticoalu, belum bisa dilaksanakan tahun. Dana yang sedang diblokir di Bank Sulut itu, akan dikembalikan ke kas negara terlebih dulu.

“Tidak bisa dibayarkan tahun ini karena kepemilikan, jumlah bidang, luas, dan nilai uangnya bertambah,” kata Kepala Satker Bendungan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 Sulut Novie Ilat, Senin (14/8).

Ilat menambahkan, pengembalian ke kas negara itu bukan keinginan Balai Sungai sebagai pemegang kuasa bendahara pembayaran. “Tapi itu hasil rekomendasi BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) yang mengaudit proses pembayaran anggaran 2016 lalu,” katanya.

Perubahan data-data setelah dilakukan audit oleh BPKP itu antara lain pemiliknya bukan hanya Zus Ticoalu (istri mendiang mantan Gubernur Sulut FJ Tumbelaka), tapi ada nama Jan Tunena. Sebelumnya satu bidang, setelah diverifikasi ternyata ada tiga bidang. “Ternyata sudah dijual sebagian kepada Jan Tunena, sehingga menjadi tiga bidang,” kata Ilat.

Selain itu, kata Ilat, nilai kompensasi juga naik signifikan. Sebelumnya hasil perhitungan Rp1,1 miliar, tapi setelah verfikasi luas dan isi di dalam lahan itu, nilainya melonjak jadi Rp1,9 miliar. “Semua ini sudah diperiksa BPKP, sehingga direkomendasikan untuk dibayar tahun depan,” katanya.

Makanya, tambah Ilat, dikembalikan dulu ke kas negara, selanjutnya akan dicairkan lewat DIPA 2018. “Tak perlu khawatir karena dananya takkan ke mana-mana karena dianggarkan kembali dalam APBN 2018. Tidak bisa dibayarkan sekarang karena menyalahi aturan,” ujarnya.(baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.