Dendam Lama Berakhir Tragis, Jefry Tewas Tiga Tikaman

BITUNG – Ajal memang tak ada yang menduga, seorang pria bernama Jefry Lumingkewas (32) alias Jefry warga kelurahan Bitung Barat kecamatan Maesa ditemukan tak bernyawa didalam mobil Nissan Grand Livina, Sabtu (5/8) di depan Kantor Pos Bitung. “Jefry tewas setelah mendapat luka tikaman pisau JI alias Aman,”ucap Kapolres Bitung, AKBP. Philemon Ginting, SIK MH melalui Kapolsek Maesa Kompol Moh. Kamidin.

Kejadian tersebut, kata Kamidin, berawal ketika pihaknya mendapat laporan dua orang pemuda yakni Alan Elungan (28) warga Kelurahan Pateten Dua Kecamatan Aertembaga dan Glen Amu (33) Kelurahan Winenet Satu Kecamatan Aertembaga tentang rekannya yang ditikam di depan City Mart atau depan Depot Pertamina. “Ketika dikroscek di lokasi kecelakaan, Alan dan Glen mengakui jika yang ditemukan tak bernyawa dengan luka tikaman pada bagian rusuk kiri, rusuk kanan dan bagian lengan tangan kanan adalah rekan mereka, Jefry,”katanya.

Korban berada di atas mobil saat tewas.

Dari pengakuan kedua rekan korban, kata Kapolsek, sekitar pukul 00.30 Wita mereka ke hotel Fatamorgana dan beberapa orang teman lainnya mengkonsumsi miras. “Sekitar pukul 03.10 Wita, mereka yakni Alan, Glen dan korban keluar hotel Fatamorgana untuk mencari makan dengan menggunakan mobil dengan posisi korban menyetir. Korban pegang setir dan Glen di samping sedangkan Alan duduk di kursi tengah,”urainya.

Pukul 04.00 Wita mereka melewati ruas jalan depan City Mart Bitung kemudian ada kelompok muda yang memanggil korban. “Korban menghentikan kendaraan dan bercerita dengan salah satu anak muda, tapi tiba-tiba tanpa sebab yang jelas datang pelaku menyerang korban yang masih berada didalam mobil secara membabi buta dengan menggunakan sebilah pisau besi putih. “Melihat hal tersebut Alan dan Glen langsung keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri menuju Kantor Polsek Maesa mencari pertolongan,”jelas Kamidin.

Kamidin menuturkan pelaku (Aman,red-) nekat menikam korban akibat dendam karena pernah dianiaya korban bulan Agustus 2016 lalu. “Pelaku diamankan tim gabungan tim Cobra Polsek Maesa dan Tim Tarsius di rumah salah satu warga di Kompleks Parigi Tofor Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa sekitar pukul 08.30 Wita. Ia gemetar ketakutan dan mengakui jika dirinya yang menikam Jefry Lumengkewas di depan City Mart Bitung,”urai Kapolsek.

Aman sendiri kata Kapolsek, saat ini sudah diamankan di Polres Bitung dan sementara menjalani pemeriksaan. “Dia kita jerat dengan Pasal 340 dan Pasal 338 KUHP, dengan ncaman hukuman 20 tahun penjara,”tutupnya.

Diberitakan, warga awalnya menduga Jefry adalah korban Lakalantas tunggal mengingat mobil dengan nomor polisi DB 1169 FF yang kendarai dalam posisi rinsek akibat menambrak pohon perindang di jalan Sam Ratulangi depan Gereja GPDI Pusat atau dekat Kantor Pos Kota Bitung.(ray)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.