Disperindag Bolsel Razia Barang Kadaluarsa dan Pantau Stok Bapok

 

BOLSEL—Antisipasi makanan dan minuman kadaluarsa yang beredar ke masyarakat, Pemkab melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) menggelar operasi pasar.

Kepala Disperindagkop Muljono Rohim menuturkan, operasi pasar digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan. “Pekan lalu, tim yang dibentuk sudah turun. Operasi pasar akan dilanjutkan pekan ini,” kata Muljono, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (22/5) kemarin.

Dituturkan Muljono, saat operasi pasar pekan kemarin, pihaknya menyisir pasar, toko-toko dan kios. Hasilnya, tim menemukan makanan dan minuman kadaluarsa. Tapi katanya, semua bahan itu, sudah disendirikan oleh pemilik toko untuk dibuang. “Jadi, tidak ada makanan dan minuman kadaluarsa yang dipajang. Artinya, masyarakat bebas dari makanan kadaluarsa,” tutur Muljono.

Dikatakannya, selain merazia makanan dan minuman kadaluarsa, operasi pasar juga digelar untuk memantau ketersediaan bahan pokok (Bapok) jelang Ramadhan. “Hasil operasi, ketersediaan Bapok di Bolsel aman,” kata Muljono.

Selain itu katanya, pihaknya juga memantau pergerakan harga Bapok. “Harga Bapok masih normal. Untuk Barito (Bawang,Rrica, Tomat, red) hanya Bawang Putih yang mengalami kenaikan dari tiga puluh ribu per kilogram menjadi lima puluh,” kata Muljono.

Diungkapkan Muljono, dalam waktu dekat pihaknya akan menggandeng pihak Bulog untuk menggelar operasi pasar murah. “Biasanya, jelang Ramadhan harga beras naik. Jadi, kita gelar operasi pasar untuk menekan harga. Kita sudah menyurat ke pihak Bulog. Tinggal menunggu waktu yang ditetapkan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, hingga Ramadhan nanti, pihaknya rutin menggelar operasi pasar, mulai dari merazia makanan dan minuman kadaluarsa, memantau ketersediaan Bapok, hingga pergerakan Bapok. “Hasil operasi akan dilaporkan setiap minggu di Bagian Ekonomi,” tukas mantan Kabag Umum Bolsel ini. (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.