DPRD Desak Pemalsuan Tanda Tangan Diusut, Wawali Diminta Lapor Polisi

pasang slot online slot slot gowd

MANADO — Terkuak dugaan praktek pemalsuan tanda tangan wakil wali kota Manado oleh oknum ASN di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Manado, mendapat tanggapan serius dari sejumlah legislator. Menurut Wakil Ketua DPRD dr Richard Sualang, apa pun alasannya, tindakan itu merupakan sebuah pelanggaran. Apalagi menyangkut kewenangan seorang kepada daerah (Wakil Wali Kota, red). “Harus lapor polisi,” tegas Sualang yang adalah politisi PDIP ini.

Ia menambahkan, selaku pimpinan, Wakil Wali (Wawali) Kota harus mengambil tindakan terhadap tindakan ‘berani’ anak buahnya itu. “Jangan sampai ada kongkalikong di sana. Kita tidak tahu, dan sudah barang tentu, untuk ,mengungkap itu, harus dilapor ke pihak berwajib ,” sebutnya semabri mengaku menyesali adanya kasus ini.

Senada, legislator Komisi A, Michael Kalonia, juga meminta pemerintah kota untuk mengusut hal ini. “ASN atau siapa pun dia, namanya sudah melakukan pemalsuan dokumen, apalagi tanda tangan seorang kepala daerah, itu merupakan pelanggaran, dan harus diusut,” tegas legislator Dapil Sario-Malalayang ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Manado, Nortje Henny Van Bone, ketika dimintai tanggapannya, belum bisa berkomentar. “Maaf yah, saya baru turun dari pesawat, nanti saya telepon balik,” ungkapnya sebelum memutuskan saluran telepon.

Sekadar informasi, sebelumnya beredar surat penempatan dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Manado terhadap PNS. Namun, tanda tangan Wawali Manado hanya dalam bentuk scan, bukan asli. (ein)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.