Eks Kadis Disnakertrans Bitung Minta Keringanan Hukuman

MANADO – FRB alias Ferry, mantan Kadis Nakertrans Bitung kembali disidangkan di Pengadilan Tipikor Manado, Rabu (5/7) kemarin. Dalam sidang itu Ferry mengajukan pembelaan atas kasus yang menjeratnya, yakni dugaan korupsi dana bantuan Kementerian di Disnakertrans Bitung Tahun Anggaran 2015.

Membaca beberapa lembar pledoi, Ferry mengungkapkan kepada Majelis Hakim untuk meminta keringanan hukuman. Alasannya karena anak-anaknya masih duduk di bangku sekolah. Sementara dirinya menjadi tulang punggung bagi keluarga. Usai membacakan pembelaan, Majelis Hakim menutup sidang dan akan dilanjutkan pekan depan.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan kurungan penjara 2 tahun disertai Uang Pengganti sebesar Rp140 juta, dan denda Rp50 juta subsidair 3 bulan. JPU telah menggunakan pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999.

Ferry diduga menyelewengkan anggaran proyek berbandrol Rp1.271.336.000 dari APBN. Proyek yang semestinya dikerjakan di Kelurahan Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, itu terindikasi tidak pernah dilaksanakan. Proyek dari Kementerian Tenaga Kerja RI itu untuk program penempatan dan perluasan kerja tahun 2015. Proyek ini terbagi dalam dua kegiatan, yakni padat karya infrastruktur sebesar Rp725.436.000 serta kegiatan peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga kerja mandiri untuk penciptaan wirausaha baru sebesar Rp486.400.000.(air)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.