Elpiji Melon Kini Langka di Bolsel

pasang slot online slot slot gowd

BOLSEL— Selang empat hari terakhir warga Bolsel khususnya Kecamatan Pinolosian bersatu mengeluhkan kelangkaan gas elipiji 3kg atau Melon.
Warga Desa Tolotoyon Erni Paputungan mengaku, sudah dua hari kembali menggunakan komfor dengan bahan bakar minyak tanah, karena tidak adanya ketersediaan gas. “Kita sudah mencari di desa tetangga, tapi semua pangkalan yang kita datangi kosong. Terpaksa kami gunakan kompor minyak tanah meski harganya lebih mahal,” aku Erni, Selasa (20/6).
Erni berharap, pemerintah daerah bisa mencarikan solusi untuk mengatasi kelangkaan gas. “Minyak tanah, satu liter harganya empat belas ribu. Itu hanya bisa dipakai tiga hari. Kalau elpiji 3 kg, 22 ribu,bisa dipakai seminggu hingga sepuluh hari. Kami berharap pasokan gas elpiji segera masuk,” harap Erni.
Menanggapi kelangkaan elpiji, Pemkab Bolsel melalui instansi teknis Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) langsung bertindak sigap. “Kita sudah mengirim permintaan penambahan pasokan gas elpiji 3 kg,” kata Kepala Ekbang Fitriani Mayulu melalui Kasubag Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rizky Ramli, Selasa (20/6) kemarin.
Dikatakannya, Pertamina berjanji akan mengirim 8 truk yang mengangkut elpiji Melon 3kg. “Satu truk mengangkut 560 tabung. Artinya kita ketambahan 4480 tabung elpiji 3 kg,” kata Rizky.
Dituturkan Rizky, pasokan elpiji 3kg di Bolsel bukan berkurang. Kelangkaan katanya, dampak dari tingginya tingkat kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan, sehingga terjadi kelangkaan. Dikatakannya, setiap bulan Bolsel rutin menerima pasokan 8098 tabung elpiji 3kg yang disebar di 64 pangkalan se Bolsel. “Jadi, bulan Ramadhan ini, Bolsel menerima Dua belas ribu lima ratus tujuh puluh delapan tabung elpiji. Semoga ini, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran,” kata Rizky.
Dirinya meminta, masyarakat sedikit bersabar menunggu pasokan yang akan masuk. “Insaa Allah, esok (hari ini,red) pasokan alpiji sudah masuk,” pinta Rizky.
Semantara itu, Bupati Hi Herson Mayulu melalui juru bicara Pemkab Bolsel Ahmadi Modeong, meminta instansi teknis terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi sebelum lebaran. “Terus dikoordinasikan. Gas elipiji termasuk kebutuhan pokok masyarakat, apalagi sekarang ini kita akan menyambut idul fitri,” ujar Kabag Humas Bolsel ini. (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.