Gaghana Janji Tindaklanjuti Putusan PTUN

SANGIHE — Kabar gembira bagi 821 ASN yang menjadi korban politik, beberapa waktu lalu. Pasalnya, Bupati Sangihe, Jabes E Gaghana SE ME, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/6) kemarin, mengatakan, akan menindaklanjuti putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado yang membatalkan SK mutasi 11 Januari lalu.

“Pasti akan saya tindaklanjuti,” tegas Gaghana.

Ia menambahkan, tidak ada alasan baginya untuk tidak menindaklanjuti hal itu (Putusan PTUN, red). “Sebagai kepala daerah, saya tentunya harus mematuhi keputusan hukum dari sebuah lembaga hukum negara,” ungkapnya.

Lanjutnya, putusan tersebut sudah incrak dan berkekuatan hukum, sehingga wajib dilaksanakan. Namun demikian saat ditanya soal kapan pelaksanaannya, eks Wabup Sangihe dua periode ini masih enggan memberikan bocoran.

“Intinya, jika ada pergantian pejabat eselon IV, III dan eselon II yang dilantik pada tanggal 11 Januari lalu, itu sudah tidak ada hubungannya lagi dengan masalah Pilkada lalu, tapi itu didasarkan pada putusan PTUN,” kata eks Ketua DPC PDIP Sangihe itu.

Tidak hanya itu, dikatakannya pula, 10 pejabat eselon II yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) yang sudah memasuki purna bakti alias pensiun, akan diganti.

“Siapa yang akan menggantikan mereka, masih sementara kita bahas bersama dengan Tim Kerja 100 hari,” bebernya.

Di satu sisi, ditanya soal kemungkinan para pejabat Plt di eselon akan mengembalikan tunjangan jabatan mereka yang diterima selama kurang lebih lima bulan, dia mengaku tidak tahu.

“Soal itu, saya belum tahu,” singkatnya.

Sementara itu, kabar ini membuat wajah para ASN yang terzolimi nampak sangat ceria. Mereka mengaku lega dengan adanya putusan PTUN. Menariknya, beberapa di antara mereka berharap apa yang menjadi hak mereka harus diperhitungkan, terhitung semenjak mereka dimutasi.

“Ada beberapa hal (tunjangan, red) yang semestinya menjadi hak kami, saya kira itu harus diperhitungkan semenjak kami dimutasi,” ujar Nelson Onthoni SSos, salah satu ASN yang menjadi korban mutasi abal-abal itu. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.