Gubernur Hadiri Pentahbisan Uskup Manado

TONDANO — Umat Katolik di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo kini memiliki pemimpin umat tertinggi yang baru. Monseignor (Mgr) Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC telah ditahbiskan menjadi Uskup Manado menggantikan Mgr Joseph Theodorus Suwatan MSC, di Lapangan Maesa Tondano, Sabtu (8/7) sore.

Mgr Rolly Untu telah ditetapkan menggantikan Mgr Joseph Suwatan sejak 12 April 2017 lalu. Dan secara resmi ditahbiskan nanti pada 8 Juli 2017, pekan lalu. Mgr Joseph Suwatan yang berusia 77 tahun itu menjabat sebagai Uskup Manado sejak 8 Februari 1990. Gubernur Sulut Olly Dondokambey turut hadir dalam pentahbisan Uskup Manado yang baru itu.

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan selamat melaksanakan tugas dan mengemban amanah kepada Uskup Manado yang baru dilantik, disertai harapan  semoga tugas dan tanggungjawab yang telah dipercayakan mampu ditunaikan untuk kemulian nama Tuhan Yesus Kristus.

“Terima kasih dan apresiasi juga saya sampaikan kepada Bapak Mgr. Joseph Suwatan yang telah mendedikasikan diri selama kurang lebih 27 tahun. Memberikan karya dan pengabdian yang tulus dalam kemajuan iman umat, masyarakat, daerah dan bangsa. Kiranya semua karya, pengabdian dan keteladanan yang telah ditorehkan akan jadi pedoman bagi kita sekalian sebagai modal penting dalam mengisi pembangunan daerah dan bangsa,” kata Gubernur Olly Dondokambey

Katanya, kita patut bersyukur dan berbangga karena saat ini Sulut masih dikenal dengan sebutan “The Land Of Smiling People” karena penduduk yang ramah, bersahabat serta murah senyum. Dan juga dikenal dengan “Barometer Kerukunan Antar Umat Beragama du Indonesia” karena dinamika kehidupan masyarakat yang mampu tercipta harmonis di tengah-tengah pluralitas (etnis, religi, budaya, dan adat istiadat) dan kemajemukan. “Juga masih tingginya kesadaran masyarakat yang senantiasa saling memanusiakan satu sama lain sebagaimana falsafah “Si Tou Timou Tumou Tou” dan saling mengasihi satu dengan yang lain karena menyadari bahwa Torang Samua Ciptaan Tuhan,” ujar Gubernur.

Diakui Gubernur, berbagai kemajuan yang diraih Sulawesi Utara sampai saat ini, tentunya tidak semata karena upaya dan kerja pemerintah. Namun turut dikontribusikan oleh para pokoh agama, para pemimpin umat, Hamba Tuhan di daerah ini.

“Termasuk Uskup Manado yang sangat berperan besar dalam menggembalakan umat Katolik, secara khusus dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang beriman, mendalami ajaran agama, berkualitas dan memiliki ketrampilan berdaya saing tinggi serta mampu memanfaatkan peluang dan menyikapi secara bijak berbagai tantangan perkembangan perubahan jaman yang bergulir secara dinamis,” jelas Gubernur.

Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh umat Katolik untuk memberikan dukungan penuh terhadap tugas-tugas pelayanan yang diemban oleh Uskup Manado yang baru. Pemerintah Sulawesi Utara juga akan terus berkomitmen memberikan dukungan, bersinergi, dan bahu membahu guna menyukseskan program dan kegiatan secara berasama-sama khususnya dalam mensolusikan berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan di daerah seperti kemiskinan, pengangguran, ketahanan pangan, kesehatan dan pendidikan.

Turut hadir Wagub Steven Kandouw, Ketua TP-PKK Sulut Rita Dondokambey- Tamuntuan, Nuncio Apostolik Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia Mgr. Antonio Guido Filipazzi, Uskup Agung Port Moresby Papua Nugini Kardinal Jhon Ribat MSC, Peter General MSC Roma, Konsul General Philipina, Para Uskup se Indonesia, Forkopimda Sulut, Sekprov Edwin Silangen, sejumlah Bupati/Wali Kota se-Sulut, Biarawan/Biarawati dan Umat Katolik yang datang dari berbagai daerah.(baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.