Guru Kontrak di Sitaro Mengeluh Belum Terima Gaji Berbulan-bulan

SITARO — Tidak bisa dipungkiri jika program Sitaro Mengajar mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan.  Pasalnya, selain menangkal kekurangan tenaga pengajar, lewat program yang digagas Dinas Pendidikan ini, banyak lulusan sarjana pendidikan yang sebelumnya nganggur, justru mendapat pekerjaan. Namun, belakangan program tersebut justru diterpa isu miring.

Selain waktu pembayaran gaji yang kerap kabur, terungkap pula jika semenjak dinyatakan sebagai guru kontrak hingga kini, para oemar bakri ini tidak pernah melihat wujud dari SK kontrak selaku dasar hukum bagi mereka untuk menjalankan tugas.

“Memang sempat ada pertemuan dengan Kadis akhir tahun ajaran kemarin sehubungan dengan penandatanganan SK Bupati, namun hingga kini SK-nya tak kunjung kami terima,” ungkap beberapa guru kontrak.

Parahnya lagi, terungkap pula jika hingga kini mereka (Guru kontrak) belum menerima gaji.

“Kami berharap ini bisa menjadi perhatian utama pemerintah daerah,” harap mereka dengan nada sedih.

Masih terkait dengan gaji, mereka dituntut agar tanggal 3 Juli lalu harus segera memasukan daftar hadir sebagai syarat untuk pembayaran gaji.

“Kalau tanggal 3 Juli rekap daftar hadir sudah dimasukan di kabupaten maka paling lambat tanggal 4 atau 5, sudah ada pembayaran gaji. Namun kenyataan hingga kini semua hanya manis di bibir,” ungkap mereka.

“Kemudian, mana kesepakatan pada pertemuan lalu yang katanya honor kami akan diterima setiap bulan?” cetus mereka.

Terkait hal ini, Tokoh Masyarakat Tagulandang, Sumitro Jacobus ikut angkat bicara. Menurutnya, jika kabar ini benar adanya, maka akan sangat disesalkan.

“Saya kira kalau hanya 1 sampai 2 bulan tidak terima gaji, masih bisa dimaklumi, tapi kalau sudah lebih dari itu, menurut saya ini merupakan sesuatu yang sangat tidak manusiawi,” tegasnya.

Dikatakannya pula, pemerintah daerah seharusnya segera memberikan SK kontrak kepada para guru kontrak tersebut.

“Kasihan mereka, gajinya di bawah UMP, kemudian masih ada keterlambatan pembayaran,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sitaro, Roberth Kahiking, saat dikonfirmasi mengatakan jika SK para guru kontrak sudah ada.

“Apakah sudah diserahkan ke guru kontrak, saya akan cek dulu ke bagian yang membidangi itu,” kilah Kahiking.

Sementara, terkait hak para guru, eks Kaban Keuangan ini berjanji akan segera melakukan pembayaran. (ein)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.