Hukum Tua Desa Ongkaw Dua ‘Borong’ Raskin

SINONSAYANG—Wujud pelayanan yang ditunjukan oleh Hukum Tua Desa Ongkaw Dua Susan Lumi, patut diapresiasi dan diteladani. Lihat saja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dirinya bukan hanya fokus bekerja keras untuk menuntaskan program pembangunan di desa, melainkan ikut merogoh kocek pribadi dengan melakukan aksi ‘borong’ beras niskin (Raskin), guna dibagikan kepada warga kurang mampu.

Dalam wawancaranya, Senin (29/5), srikandi Desa Ongkaw Dua ini mengaku prihatin dan merasa terpanggil untuk memberi diri dalam membantu meringankan beban warganya. “Sebagai Hukum Tua, saya bukan hanya bertanggung jawab untuk mensukseskan program pembangunan didesa. Tapi harus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan salah satu kegiatan kemanusiaan yang saya lakukan adalah membeli Raskin untuk dibagikan kepada 133 kepala keluarga kurang mampu di desa tercinta Ongkaw Dua,” ungkapnya.

Menurut Lumi aksi borong Raskin yang dilakukan dirinya, bukan dilatar belakangi untuk mendongkrak popularitas atau ada tujuan lain, melainkan murni sebagai panggilan jiwa untuk bisa berbuat sesuatu yang baik terhadap sesama manusia, lebih khusus kepada warga kurang mampu.

“Tidak ada salahnya bagi kita untuk berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan. Apalagi mereka ini adalah rakyat saya sendiri dan menjadi tanggung jawab untuk bisa mensejahterakan,” jelas ibunda tercinta dari Drilian dan Queen.

Sifat peduli dan suka menolong sesama warga kurang mampu yang ditunjukkan oleh sosok bernama lengkap Susan Lidya Lumi ini, menuai apresiasi dan simpati dari sejumlah warga. “Kami sangat bangga dan bersyukur bisa dianugerahi seorang pemimpin di desa yang baik hati dan perhatian kepada masyarakat,  lebih khusus warga miskin. Doa dan harapan kami semoga Ibu Susan Lidya Lumi selalu dilindungi dan diberkati Tuhan dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari,” ucap Bapak Berti, Dolvi dan Ibu Maritje bersama lainnya. (jem)

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.