Jembatan Darurat Mety di Sangihe Rampung

SANGIHE — Warga Kecamatan Kendahe dan sekitarnya akhirnya bisa bernafas lega. Jembatan Mety yang sempat putus akibat bencana beberapa waktu lalu, sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan roda dua.

Ini menyusul tuntasnya pembangunan jembatan darurat oleh Dinas PU Sangihe bersama UPT Balai Jalan Provinsi Sulut.

“Pembangunan jembatan darurat sudah seratus persen selesai dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat,” ujar Kepala Dinas PU, Demonstenes Palit SE, Rabu (2/8).

Lanjutnya, sesuai rencana, pembuatan jembatan darurat akan memakan waktu dua pekan, namun molor hingga beberapa hari. Hal ini, kata Palit, karena adanya penimbunan lubang bekas longsor yang cukup dalam dan pembukaan jalur baru untuk pembuatan jembatan darurat.

Sementara itu, Camat Kendahe, Drs Suharto Mandiri, memberi apresiasi pihak Dinas PU dan UPT Balai Jalan Provinsi atas kinerjanya yang sangat cepat sehingga akses jalan Tahuna menuju Kecamatan Kendahe dan sebaliknya sudah bisa dilalui.

“Mewakili masyarakat Kecamatan Kendahe, saya memberi apresiasi kepada instansi teknis serta pihak swasta yang telah menyelesaikan pembuatan jembatan darurat, karena hampir satu bulan, kami harus menempu jarak dua kali lipat lebih jauh sebelumnya. Tapi saat ini, untuk ke Tahuna, hanya ditempu dengan waktu kurang dari 30 menit,” ujar Mandiri. (nal)

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.