JWS-Imba Sangat Akrab

MANADO – Walau saat ini keduanya dipisahkan dengan kepentingan politik masing-masing, namun tidak membuat pertemanan Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow  dan mantan Wali Kota Manado Jimmy Rimba Rogi terpisahkan alias ada jarak. Dua sahabat yang berteman sejak tahun 1987 ini  terlihat sangat akrab.  Ini terpantau ketika  keduanya bertemu  tanpa sengaja di ibadah  pemakaman Ibu Selvie Kaluntas, Keluarga Turaada- Kaluntas,   di Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Kamis (3/8).

Pantauan wartawan,  percakapan keduanya  begitu mengandung makna yang dalam. Tampak Imba menceritakan sesuatu kepada JWS,  demikian sebaliknya dibalas oleh JWS. Pembicaraan begitu serius,  walau sesekali terihat ada senyum  keluar dari  bibir Imba maupun JWS.

Pertemuan dua tokoh ini ternyata menarik perhatian sejumlah masyarakat di Desa Kalasey.  Bisik-bisikpun terjadi.   Menurut salah satu warga  Jootje Kumayas, sosok Jimmy Rimba Rogi merupakan sosok politisi ulung dan petarung. Demikian pula dengan JWS.

“Keduanya  merupakan tokoh politik yang memulai karier dari jenjang paling bawah  sampai bisa menjadi pimpinan daereh,”ujar Kumayas. Lanjutnya, nasib keduanya juga hampir sama dimana harus berhadapan dengan orang-orang dekat mereka untuk bisa sukses.

“Saya rasa bila kedunya bertemu di ibadah duka ,  tidak ada yang kebetulan. Bisa jadi pertemuan ini akan menguntungkan lenggang politik keduanya. Apalagi Kabupaten Minahasa tahun 2018 akan menghadapi pesta demokrasi berupa pemilihan kepada daerah. Pertemuan keduanya juga bisa saling support satu sama lain,”tegas Kumayas.

Bupati Jantje Wowiling Sajow ketika ditanya wartawan terkait pembicaraannya dengan Imba di ibadah duka yang begitu serius, hanya berujar  “Bukan untuk komsumsi publik”.

“Saya dan Imba berteman sudah sejak lama, sebelum kami terjun di politik. Seingat saya  tahun 1980-an. Kami kenal saat itu  ketika aktif bermain bola volly.  Bukan hanya itu,  kami juga pernah satu perahu.  Walau sekarang  kepentingan politik berbeda, tapi pertemanan tetap tidak bisa dipisahkan. Saya dan Imba saling support satu sama lain,”tegas JWS.

Lanjutnya, sebagai teman yang lama tidak ketemu, bila bertemua pasti banyak yang dibicarakan, mulai dari masalah politk, pemerintahan, penegakan supremasi hukum dan masalah sosial. “Intinya pertemuan saya dengan Imba  tidak membahas hal-hal serius,  hanya diskusi kecil dan ini sering kami lakukan  sudah sejak tahun 1980-an.”kata JWS. (eny)

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.