Kadis P3D-BPMD Talaud: Sengketa Pilkades Lapor ke Panitia

TALAUD — Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Daerah-Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3D-BPMD) Talaud, Max Binilang SH menyebutkan, ada kekeliruan dalam mekanisme pelaporan sengketa Pilkada.

Semestinya, laporan diajukan terlebih dahulu ke panitia penyelenggara di desa, bukannya langsung ke Dinas P3D-BPMD.

“Jika dalam kurun waktu 3 hari belum terselesaikan, maka pelaporan dilanjutkan ke panitia tingkat kecamatan. Dan apabila selama 7 hari tak juga ada penyelesaian, nah baru silahkan lapor kepada kami di tingkat kabupaten,” kata Binilang, Rabu (9/8).

Dikatakannya, penjelasan tersebut sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup). Dengan kata lain, ketika dalam proses tahapan terjadi ketidak puasan salah satu pihak atau golongan, maka harus melakukan bantahan secara berjenjang.

“Jadi, pelaporan harus mulai dari panitia Pilkades setempat terus kecamatan dan muara akhirnya di kabupaten,” urainya.

Sementara itu, sambung dia, yang terjadi saat ini adalah banyak pelapor yang langsung ke tingkat kabupaten. Dan menurutnya, itu kan sudah menyalahi aturan.

“Tapi karena ini sudah terjadi, maka mau tidak mau kami selaku pemerintah harus mengambil langkah menyelesaikan persoalan tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, soal laporan money politic, itu merupakan ranah kepolisian.

“Karena sudah menjurus pada tindak pidana, maka untuk laporan bagi-bagi uang, itu kita serahkan ke polisi,” tutupnya.

Sekedar diketahui, Pilkades serentak di Kabupaten Talaud digelar 8 Juli lalu. (man)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.