Perkelahian Pemuda Kiniar Tondano Berujung Maut: Tiga Kena Tebas dan Tikam, Satu Tewas

TONDANO—Peristiwa perkelahian yang berujung kematian meletus di Kelurahan Kiniar, Tondano, Senin (24/7) dinihari. Tiga pemuda kena tebas dan tusuk. Satu di antaranya tewas yaitu Alvano Sumarandak remaja berusia 16 tahun warga Kiniar. Ia meregang nyawa setelah dadanya bocor kena tikaman oleh pelaku VT, pemuda asal Bitung.

Korban lainnya, Starki Rondonuwu (29) mengalami luka di lengan kiri dan luka di bagian pantat kanan. Sedangkan Fabro Sumarauw (21) terluka di bagian leher belakang, bagian bahu kanan, dan luka di bagian jari manis, tengah dan telunjuk tangan kanan.

Adapun kronologis kejadian, awalnya ketiga korban sedang nongkrong di depan rumah Keluarga Kariou-Wuntu di Kiniar. Kemudian datang beberapa motor dari arah Desa Touliang, Kecamatan Eris. Tersangka VT lalu menanyakan di mana tempat tampal ban kepada para korban. Anehnya, setelah itu terjadi adu mulut dan perkelahian.

VT kemudian menusuk dengan menggunakan pisau mengena di dada Alvano Sumarandak. Setelah itu, pelaku dikejar oleh Starki Rondonuwu. Ia kemudian menarik VT hingga roboh. Setelah jatuh, VT menyerang balik dan menusuk pantat sebelah kanan Starki. Lengan kiri Starki juga diiris pelaku.

Melihat temannya terluka, amarah Fabro memuncak. Dia langsung mendekati pelaku dan pecah lagi perkelahian. Sialnya, Fabro malah jadi korban juga. VT menebas Fabro mengena pada ketiga jari. Pelaku juga memotong bagian belakang leher dan bagian bahu kanan Fabro.

Tak tunggu lama, VT langsung ditangkap dan diamankan di Polres Minahasa bersama dengan ketiga temannya untuk proses sidik. “Terhadap tersangka, dikenakan UU Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan korban dewasa pasal 351 KUHP,” ujar Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH.(inf)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.