Kelola Dandes, Pemkab Warning Sangadi

BOLMONG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong mewarning para sangadi dalam pengelolaan dana desa (Dandes). Pasalnya, tahun 2016 lalu terjadi begitu banyak kesalahan dalam pengelolaan dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat tersebut. “Kita berharap berbagai temuan tahun lalu tidak terulang dalam penggunaan dana 2017 ini,” ujar Kepala Inspektorat Bolmong Abdul Latif SE.

Ia menegaskan kepada para sangadi untuk memperhatikan spesifikasi proyek yang dianggarkan melalui Dandes. Sebab katanya, dalam pengelolaan dana tahun lalu begitu banyak desa yang ditemukan pembangunan proyek tidak sesuai rencana kerja. “Ada indikasi beberapa Desa pekerjaannya tidak sesuai dengan RAB, tidak tepat jumlah pengelolaan dan tidak tepat sasaran,” ungkapnya.

Ditambahkan, ada beberapa contoh desa yang membuat gorong-gorong empat Meter yang dibuat hanya dua meter. Hal yang samapun terjadi dalam pengerjaan lain, seperti jalan, 450 meter yang dikerjakan hanya 425. “Ini bahaya, makanya saya harap kepala desa harus melakukan sesuai tupoksi yang telah diatur, kami minta ini agar diperhatikan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Bolmong Drs Ashari Sugeha menegaskan kepada para sangadi agar selalu berkoordinasi dengan para aparat desa dan BPD maupun masyarakat dalam pelaksanaan proyek pembangunan Dandes. Katanya, semua perencanaan pembangunan desa harus melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat. “Jadi jangan karena proyek pembangunan Dandes sehingga kekompakan pemerintah desa terganggu,” tegas Ashari.

Ia menambahkan kepada para sangadi agar senantiasa berkoordinasi kepada pemerintah kecamatan maupun kabupaten jika persoalan administrasi. “Jadi para sangadi harus berkoordinasi agar administrasi keuangan Dandes bisa terselenggara dengan baik,” tutupnya. (jly)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.