Kelompok Masyarakat Native Tuntut Pembubaran Ormas Radikal

 

MANADO – Kelompok masyarakat yang menamakan diri komponen masyarakat Native menggelar demo damai di Kantor DPRD Sulut. Mereka menyampaikan aspirasi soal penolakan atas aksi radikalisme terhadap negara.

Sejumlah tokoh masyarakat yang turun langsung mengharapkan agar DPRD Sulut dapat menekan pemerintah pusat tidak tidur dan membiarkan aksi kelompok radikal yang dengan terang-terangan ingin menggantikan dasar negara Pancasila dan NKRI.

“Pemerintah pusat, Panglima TNI, Kapolri, juga Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulut jangan hanya bicara, tapi harus melakukan tindakan nyata. Ormas HTI dan FPI jangan biarkan tumbuh di Indonesia, terlebih khusus di Sulut,” tegas Agus Tahendung, Ketua Masyarakat Adat Sangihe.

Di tempat yang sama tokoh pendidikan Sulut Max Rembang, juga berharap ada ketegasan dari aparat penegak hukum untuk menegakkan keadilan dengan baik, dan jika ada kelompok Ormas radikal harus dibubarkan. “Ada semacam pembiaran dari aparat penegak hukum terhadap tumbuh kembangnya Ormas radikal, dan ini memberi celah terjadi perpecahan dan mengancam keutuhan NKRI,” ujar Rembang.

Menanggapi aspirasi tersebut Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut bersama Anggota Teddy Kumaat, Meiva Lintang, Billy Lombok, Ivone Bentelu, dan Noldy Lamalo yang memerima langsung penyampaian aspirasi oleh puluhan tokoh masyarakat—berlatar mantan pejabat, para dosen, tokoh agama, dan tokoh adat—berjanji akan menindaklanjuti aspirasi yang sudah disampaikan. DPRD, katanya, akan melakukan koordinasi agar segera menggelar Rapat Paripurna Khusus yang nantinya meminta tanggapan Fraksi-fraksi di DPRD Sulut terkait aspirasi ini.

“Kami pasti akan menindaklanjuti aspirasi yang sudah disampaikan, dan akan dibahas dalam waktu dekat ini,” kata Lumentut.

Dalam tuntutannya komponen masyarakat yang menamakan diri Komponen Native mendesak pemerintah segera membubarkan HTI, FPI, dan ormas radikal, serta mendesak DPRD Sulut menggelar paripurna khusus yang merekomendasikan kepada Presiden bahwa masyarakat Sulut setia kepada Pancasila dan NKRI.(jos)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.