Kesenjangan Sosial Jadi Perhatian

 

TONDANO—Presiden RI Joko Widodo telah mencanangkan penekanan khusus pada semua aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan dengan membangun Indonesia dari pinggiran, membangun dan memperkuat desa-desa dengan pendapatan penduduk 40% (indeks kesenjangan). Pemerataan agar tidak ada jurang yang membatasi.

Demikian sambutan Menkominfo yang dibacakan Dandim 1302 Minahasa Letkol Jubert Purnama STH saat bertindak sebagai Irup Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Senin (22/5) kemarin, yang dihadiri Wakil Bupati Ivan Sarundajang (IvanSa).

“Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional. Ini adalah pesan yang tepat dan tidak hanya tertanam di dalam hati, namun juga segera diwujudkan melalui strategi, kebijakan, dan implementasi dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa,” katanya.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor. Di sektor kelistrikan misalnya, pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 desa yang belum mendapat aliran listrik. Subsidi listrik difokuskan pada masyarakat menengah ke bawah, sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp. 12 Trilliun dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Dalam bidang agraria juga telah diluncurkan kebijakan pemerataan ekonomi yang bertumpu pada 3 pilar yaitu lahan, kesempatan dan SDM. Kebijakan ini menitikberatkan pada reforma agraria, pemerintah juga melakukan upaya pemerataan di sektor kominfo melalui program palapa ring agar keberadaan internet berkecepatan tinggi (broadband) dapat dinikmati secara luas.

“Kita harus berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan-lawan yang bisa jadi makin tak kasat mata, justru karena itulah maka kita tak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial,” ujar Purnama.

“Semoga kita bisa meniti ombak besar perubahan digital dengan selamat dan sentosa bagi orientasi pelayanan pada masyarakat, hanya dengan semangat untuk tidak meninggalkan satu orang pun tercecer dalam gerbong pembangunan maka negara kesatuan Republik Indonesia ini alan tetap Jaya,” tutupnya.

Upcara dihadiri Asisten Administrasi Umum Hetty Rumagit SH, staf ahli bupati, pejabat eselon II dan seluruh aparatur sipil negara, prajurit dan undangan.

Usai upacara Ivansa mengikuti upacara ziarah di makam Pahlawan Nasional GSSJ Ratulangi dengan Kapolres Minahasa sebagai irup.(inf)

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.