Kontraktor Proyek Penataan Bunga ‘Bingo-bingo’

MANADO — Kontraktor proyek penataan taman di jalur bandara yang anggarannya senilai Rp1 miliar lebih tampak kebingungan saat menjawab pertanyaan para anggota Komisi C DPRD dalam hearing, Rabu (6/9) kemarin. Parahnya lagi, perwakilan kontraktor CV Argo Nursery, Josh Warokka, tidak mengetahui sama sekali sudah sejauh mana progress penyelesaian proyek yang diduga tak sesuai bestek ini.

Hal itu membuat personil Komisi C di antaranya Lineke Kotambunan, Winston Monangin, Fanny Mantali, Victor Polii dan Mohamad Wongso, tampak kecewa. “Bagaimana kita mau dengar penjelasan soal proyek yang diduga aba-abal ini jika ternyata perwakilan perusahaan yang datang justru tidak tahu dengan persoalannya,” sesal Legislator Gerindra, Fanny Mantali.

Sementara itu, politisi PDIP Victor Polii meminta agar kontraktor tidak main-main dengan temuan ini, termasuk undangan hearing DPRD. “Jangan main-main. Dan kalaupun seperti ini, lebih baik hearingnya ditunda hingga orang yang benar-benar merupakan penanggung jawab datang langsung,” ujar legislator Dapil Tikala Paal Dua ini. Pada akhirnya, kegiatan hearing pun ditunda hingga Senin mendatang.

Sekedar diketahui, terungkapnya indikasi proyek abal-abal dengan pagu anggaran Rp1 miliar lebih ini, bermula dari laporan masyarakat ke DPRD yang kemudian ditindaklanjuti dengan tinjauan ke lokasi. Dalam kegiatan ini, para wakil rakyat mendapati bahwa proyek tersebut terindikasi tidak sesuai bestek. Hal itulah yang kemudian menjadi acuan digelar hearing Komisi C dengan kontraktor. Disamping itu, terungkap pula jika proyek tersebut dikerjakan oleh dua perusahaan yakni CV Nirmala dan CV Argo Nursery. (ein)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.