KUA-PPAS Perubahan Bolmong Defisit 27 Miliar

*Pendapatan daerah
Sebelum Perubahan : Rp968.930.579.644
Sesudah Perubahan : Rp1.045.823.881.410
Kenaikan : Rp76.893.263.766

*Belanja Daerah
Sebelum Perubahan : Rp991.930.597.644
Sesudah Perubahan : Rp1.073.600.036.747
Kenaikan : Rp81.669.439.103

*Defisit : Rp27.776.155.337

Sumber: Pemkab Bolmong

BOLMONG—Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Bolmong kembali ditindaklanjuti. Senin (4/9) kemarin, Dewan Kabupaten (Dekab) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memparipurnakan penetapan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Menariknya, walaupun akan ditetapkan namun, namun APBD-P Bolmong mengalami defisit sebesar Rp27.776.155.337. “Ini merupakan bagian dari penetapan APBD-P yang akan dilaksanakan legislatif dan eksekutif,” ujar Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk STh MM yang menyampaikan sambutan dalam paripurna, kemarin.
Berdasarkan data yang diperoleh Indo Post, gambaran umum penetapan KUA-PPAS, pendapatan sesudah perubahan diperoleh sebesar Rp1.045.823.881.410. Sayangnya, belanja daerah di triwulan ke-IV naik besar-besaran menjadi Rp1.073.600.036.747, dengan demikian APBD-P 2017 defisit sebesar Rp27.776.155.337. “Ini menjadi gambaran umum tentang KUA-PPAS perubahan APBD Bolmong. Diharapkan kepada legislatif dan eksekutif untuk dapat melanjutkan pembahasannya,” terang Yanny.
Disisi lain, dalam perubahan APBD 2017 ini, nantinya Pemkab akan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan, PAD tersebut dinaikkan sebesar 75 persen yakni sebelum perubahan ditargetkan sebesar Rp39.769.289.976 dan sesudah perubahan menjadi Rp69.691.040.530 atau naik sebesar Rp29.921.750.554. “Pemkab Bolmong akan berupaya untuk meningkatkan kinerja dalam menggenjot PAD,” tegas Yanny.
Sementara itu, Ketua Dekab Bolmong Welty Komaling SE MM yang didampingi Wakil Ketua Kamran Mucthar dan Abdul Kadir Mangkat SE saat memimpin sidang tersebut mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengagendakan pembahasan APBD-P. “Untuk itu, diharapkan kepada eksekutif untuk aktif dalam pembahasan tersebut. Nantinya, jika pembahasan tersebut telah rampung dalam waktu dekat ini APBD-P akan ditetapkan,” kunci Welty. (jly)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.