Lantaran Gadis 19 Tahun, Pria Talaud Dipolisikan

pasang slot online slot slot gowd

MANADO — Ibu rumah tangga (IRT) bernama Indo Suna Kamba (45), warga Kelurahan Teling Atas, Lingkungan VII, Kecamatan Wanea, menyambagi sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polresta Manado, Senin (7/8).

IRT ini tidak terima dengan perbuatan AG alias Aswin (23), warga Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, yang telah membawa lari anak gadisnya berinisial ARP (19). Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, sekira pukul 06.00 Wita, Jumat (4/8).

Informasi yang dirangkum, perbuatan pelaku merupakan yang keduakalinya. Diketahui, Rabu (12/7) lalu, pelaku juga harus berhadapan dengan pihak berwajib lantaran perbuatan serupa. Namun, kala itu persoalannya bisa diselesaikan dengan adanya surat pernyataan tidak akan mengulang lagi perbuatannya yang ditandatangani pelaku.

“Waktu itu dia (pelaku, red) kami temukan di pelabuhan Manado bersama dengan anak kami,” bebernya. Belakangan, surat pernyataan yang sudah ditandatangani ternyata dilanggar, dimana pelaku nekat membawa korban ke rumahnya di Kabupaten Talaud.

Diketahui, pelaku mengirimkan uang kepada korban dan disuruh untuk membeli tiket pesawat. Mengetahui anaknya sudah pergi dari rumah. IRT ini mencoba mengecek di tempat pembelian tiket. Ternyata benar korban telah membeli tiket dengan tujuan Kabupaten Talaud. Tak terima dengan perbuatan pelaku, IRT ini melaporkannya ke pihak berwajib.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Laporannya sudah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan,” ujar Sahelangi. (ndy)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.