‘Mari Jo Ke Boltim’ Cuma Slogan

BOLTIM—Ajakan ‘mari jo ke Boltim’ dinilai hanya jadi slogan belaka. Pasalnya, sejak slogan tersebut dipublikasikan, hingga kini tak ada satupun pembenahan fasilitas pariwisata di Boltim.

“Pemkab selalu mempromosikan potensi pariwisata di Boltim. Sayangnya, para wisatawan selalu pulang dengan kecewa karena tak ada fasilitas MCK, air bersih, jalan dan tempat sampah,” ungkap Marten Meruntu, pengamat pariwisata Boltim.

Ia mengatakan, potensi pariwisata di Boltim sangatlah indah. Namun tidak dibarengi dengan pembangunan infrastruktur dari pemerintah. “Bagaimana wisatawan mau datang di Boltim sedangkan fasilitas tempat wisata tidak ada,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Boltim Rizki Lamaluta mengakui belum adanya pembangunan infrastruktur pariwisata di Boltim. Katanya, ke depan pihak pemerintah akan membangun berbagai fasilitas tersebut.

“Saat ini baru Danau Mooat yang infrastruktur sudah cukup baik, sedangkan Pulau Nenas, Tanjung Woka, air terjun Matabulu, permandian air panas, pantai Patokan, tanjung plesko di Jiko, paralayang, tanaman hortikultura serta lainnya akan diupayakan dibangun dalam waktu dekat ini,” terangnya.

“Untuk slogan mari jo ke Boltim untuk para investor. Jadi kalau tidak sekarang kita mengajak ke Boltim, kapan lagi?. Sebab daerah ini membutukan wisatawan dan investor untuk mendapatkan PAD,” tambahnya.

Terpisah Anggota DPRD Boltim Komisi 1 Sofyan Alhabsyi mengatakan sampai sejauh ini, tidak ada satu destinasi wisata yang diperdakan untuk menghasilkan PAD karena instansi terkait tidak serius dalam pengelolaan. “Anggaran sudah dikucurkan oleh pemerintah, tetapi dinas terkait tidak fokus,” kuncinya. (iki)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.