Miris… Dana MaMi Habis, Bupati Wabup Sangihe ‘Ikat Pinggang’

SANGIHE — Bupati wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dan Helmut Hontong, untk sementara harus ‘ikat pinggang’ alias makan seadanya.

Penyebabnya adalah dana Makan Minum (MaMi) Bupati dan wakil Bupati, Tahun anggaran 2017, dikabarkan sudah habis.

Terkait kabar ini, Sekertaris Daerah (Sekda) Sangihe, Edwin Roring SE ME, saat dikonfirmasi enggan memberi penjelasan. “Kalau soal itu, coba tanya sama Kabag Umum, saya masih di Jakarta bersama pak wakil bupati,” jawab Roring enteng, Kamis (6/7).

Sumber resmi Indo Post, menyebutkan, semenjak Bupati dan Wabub menempati rumah jabatan, hingga saat ini belum terlihat adanya menu istimewa di meja makan kedua pemimpin daerah ini, selayaknya para pemimpin daerah sebelumnya. Yang tersaji justru menu setiap hari yang dikomsumsi masyarakat Sangihe pada umumnya berupa, sagu, ikan bakar dan sayur santan.

Namun demikian, Gaghana, enggan memberi komentar panjang terkait hal itu. Eks politisi PDIP ini juga tak menampik soal dana MaMi yang sudah seret. Untuk memastikan kebenaran kalau menu di meja makan kedua pemimpin daerah ini hanya ala kadarnya, media harian ini, kemudian coba menelusuri ruang masak di rumah jabatan Bupati dan wakil Bupati. Dibandingkan pemimpin sebelumnya, setiap harinya ruang masak (dapur) dipenuhi ibu-ibu yang sibuk memasak, namun hal yang mengejutkan, ketika harian ini hanya mendapati dua orang ibu yang sedang memasak dapur rumah jabatan.

“Lagi masak sagu, sayur santan dan ikan bakar buat bapak dan ibu. Kalau mau sarapan silahkan ambil sendiri aja ya pak,” ajak sang juru masak kepada harian ini.

Setelah ditelisik, ternyata anggaran MaMi Bupati-wakil Bupati Tahun anggaran 2017, yang berbandrol sekira Rp2,7 miliar sudah habis, dan menurut Kasubag Rumah Tangga, dana MaMi akan diusulkan pada APBD perubahan tahun 2017, September mendatang.

Akan hal ini, Koordinator Aktivis Penggiat Anti Korupsi Sangihe (APAKS), Jhony Rompas, mengaku prihatin, terkait masalah tersebut, sekaligus mempertanyakan, dikemanakan uang sebayak itu.

Ia bahkan meminta agar pihak aparat keamanan memeriksa oknum eks Kabag Umum bersama Kasubag Rumah Tangga, terkait penggunaan dana MaMi waktu itu.

“Saya menduga ada yang tidak beres pada penggunaan dana MaMi. Kabag umum dan Kasubag rumah tangga sebagai penanggungjawabnya, harus diperiksa oleh aparat hokum, karena diduga ada yang tak beres dalam pengelolaan dana berbandrol miliaran itu,” tegas Rompas. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.