Miris! Warga Togid Tak Miliki MCK, Sungai Jadi Tempat Pembuangan

BOLTIM—Kondisi warga di Desa Togid, Kecamatan Tutuyan sangatlah memprihatinkan. Pasalnya, sejak puluhan tahun desa tersebut terbentuk, hingga kini belum memiliki fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Alhasil, Sungai Kolugoson menjadi sasaran masyarakat sebagai tempat cuci maupun pembuangan air besar. “Umumnya, pemukiman warga tak memiliki jamban. Setiap kali buang hajat kami pergi ke sungai Kolugoson yang bertempat di belakan rumah,” ungkap Tamsir, warga setempat.

Pria yang berumur 50 tahun tersebut mengungkapkan selama ini warga desa tak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah berupa tempat MCK. Ia mengungkapkan untuk mencuci pakaian dan mandi juga dipusatkan di sungai tersebut. “Kami pernah alami gatal-gatal, namun mau bagaimana lagi sumber air hanya di Sungai Kolugoson,” terangnya.

Senada diungkapkan Aji, warga setempat. Menurutnya, Desa Togid sangatlah membutuhkan bantuan dari pemerintah. “Pemerintah seharusnya memberikan bantuan untuk warga. Sebab semua aktivitas MCK hanya dipusatkan di sungai. Selain itu, para warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air minum karena tidak ada sumur,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Togid Adi Mangkalunsenge mengatakan, warga yang tinggal di seputaran Sungai Kolugoson ada sebanyak 146 kepala keluarga. Katanya, sebagian besar kepala keluarga menempati rumah atas kepemilikan sendiri. “Hampir 90% warga yang tinggal disekitar Sungai Koluguson, tidak memiliki jamban untuk buang air besar dan mandi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan pembangunan jamban rencananya dibuat tahun depan. Ia juga mengungkapkan pihaknya juga akan membangun jaringan air bersih. “Bulan Mei lalu, pihak Dinas kesehatan Boltim juga sudah pernah melakukan sosialisasi disini terkait MCK,” tutupnya. (iki/jly)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.