Oknum Guru Diduga Tunggangi Demo Siswa SDN 1 Gogagoman

 

KOTAMOBAGU – Penggantian Kepala SDN 1 Gogagoman dalam rolling, kemarin, berbuntut panjang. Sejumlah siswa SDN 1 Gogagoman menggelar demo dengan membentangkan tulisan bernada protes atas pergantian itu. Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Penelitian (BKPP) Kotamobagu pun berencana akan menginvestigasi kejanggalan demo yang melibatkan siswa itu.

Plt Kepala BKPP Sahaya Mokoginta mengatakan ada dugaan pejabat di sekolah tersebut memperalat siswa. Menurut Sahaya, Pemkot tidak percaya jika demo yang dilakukan anak siswa sekolah dasar adalah murni keinginan mereka sendiri.

“Anak di bawah umur itu dilindungi oleh negara, bahkan jelas dalam Undang-undang Perlindungan Anak. Sehingga setelah mempelajari aksi yang dilakukan di Kantor Wali Kota, kami sangat meyakini itu bukan inisiatif anak-anak yang masih di bawah umur,” ungkapnya.

Lanjutnya, setelah ditelusuri ada oknum PNS guru yang terlibat. Makanya akan diberikan sanksi kode etik sesuai dengan aturan yang ada. “Jika terlibat oknum pegawai, akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang ada,” tegasnya.

Ia menambahkan, dirinya tidak main-main, apalagi menyangkut anak-anak yang diprovokasi untuk melakukan hal-hal yang bukan ranahnya. Terlebih, kata Sahaya, para siswa melakukan aksi itu pada saat jam belajar di sekolah. “Harusnya siswa di sekolah melakukan proses belajar. Kenapa pada saat jam belajar mereka berada di luar sekolah dan datang ke kantor wali kota melakukan aksi penuntutan agar Kepsek SDN 1 Gogagoman tidak diganti. Saya berkayakinan, hal yang mustahil jika tidak ada oknum pegawai guru yang terlibat,” terangnya.

Ia juga berharap, kejadian ini tidak terulang lagi. “Harusnya anak-anak belajar di sekolah. Dan, kebanyakan yang sering terjadi anak SMA melakukan demo, tapi kenapa anak siswa SD yang belum tahu apa-apa melakukan demo,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbala mengatakan digantinya Kepsek SDN 1 Gogagoman karena terbukti ada masalah dalam pengelolaan dana BOS, ketika laporan beberapa guru masuk dan tim menelusuri di lapangan. “Kami dapat laporan beberapa guru, terkait kurangnya transparansi penggunaan Dana BOS, serta persoalan lain di sekolah. Ketika tim diturunkan, ditemukan adanya permasalahan tersebut sehingga dipertimbangkan untuk diganti,” terangnya.

Diketahui, anak-anak SDN 1 Gogagoman mendatangani Kantor Wali Kota Kotamobagu, Kamis (10/8) kemarin. Mereka membawa karton bertuliskan ‘Kami Mohon Ibu Wali Kota, Tolong Jangan Diganti Kepsek SDN 1 Gogagoman’. Ada juga tulisan lainnnya ‘Kami Orang Tua Murid Menolak Keras Penggantian Kepsek SDN 1 Gogagoman’.(nto/baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.