PAN Manado ‘Gigit Jari’

MANADO — Manuver politik Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPRD Manado, sehubungan dengan pemilihin alat kelengkapan dewan (AKD) Badan Kehormatan, harus berakhir tidak sesuai harapan. Betapa tidak, pada finalnya PAN harus puas tereliminasi dari keterwakilan di Badan Kehormatan. Ini juga tidak lepas ketentuan jika anggota Badan Kehormatan hanya memiliki 5 orang perwakilan dari seluruh fraksi.

Ketua Fraksi PAN DPRD Manado yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Fraksi, Abdul Wahid Ibrahim mengaku menyayangkan hasil akhir itu. Namun demikian, ditegaskannya, pihaknya legowo dengan hasil tersebut.

“Memang ada kekecewaan, tapi kita (PAN, red) juga menyadari bahwa PAN kekurangan personil dan merupakan fraksi terkecil di DPRD, oleh karena itu, kita dengan besar hati menerima hasil tersebut,” sebut legislator Dapil Tuminting Bunaken yang akrab disapa Awi itu.

Sementara itu, sehubungan dengan pemilihan pimpinan Badan Kehormatan, Politisi PDI Perjuangan Victor J Polii dan Srikandi Demokrat, Deasy Roring terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua. Polli dan Roring akan bertugas selama kurang lebih dua tahun sisa periode. Sementara itu, untuk posisi anggota diisi oleh Arthur Paath dari Hanura,Lily Binti dari Fraksi Golkar dan Fatma Bin Syech Abubakar dari Fraksi Gerindra. Terpisah, Kabag Hukum dan RRP Sekretariat DPRD Kota Manado, Novly Siwi menambahkan, keabsahan hasil pemilihan, sudah bisa dibacakan di dalam rapat paripurna.

“Di paripurna hanyalah penyampaian saja, tetapi secara mekanisme sudah selesai jika memang para anggota dewan sudah bersepakat,” ujar eks Camat Wanea itu. (ein)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.