Pasien BPJS Keluhkan Layanan Poli RS Siloam

MENUNGGU LAMA: Situasi para pasien BPJS yang menunggu di Poli BPJS Siloam Hospitals, Selasa (26/4).

MANADO — Pelayanan Siloam Hospitals Manado dikeluhkan pasien BPJS. Pasalnya, pelayanan di Poli BPJS tidak jelas.

Menurut penuturan salah satu pasien BPJS, Samuel Lanongbuka, dia telah melakukan sebagaimana prosedur layanan di Siloam Hospitals. Namun, yang ditemui justru ketidakjelasan dari layanan pemeriksaan oleh tim medis Siloam Hospitals.

“Memang yang akan periksa adalah paman saya yang pasien BPJS. Namun bukan hanya kami saja yang tunggu lama, semua pasien BPJS menunggu lama,” katanya.

Kronologisnya diceritakan Samuel. Yakni, dia mendaftar administrasi di Lantai I jam 09.00-12.00, setelah itu lanjut di lantai 5 (Poli layanan BPJS) sampai jam 13.00. “Oleh petugas Poliklinik, kami disuruh tunggu sampai jam 15.00 sore. Dengan alasan dokter belum ada, masih dalam perjalanan,” ungkap Samuel.

Katanya, kalau membandingkan pelayanan Poli BPJS Siloam Hospitals Manado ini begitu beda dengan pelayanan pasien umum di Lantai 3. “Saya merasa tidak adil saja cara pelayanannya antara pelayanan pasien BPJS dan umum. Sebenarnya tidak apa-apa, tapi kepada pimpinan dan seluruh staf Siloam Hospitals, tolong pelayanannya lebih teratur lagi,” terangnya.

Walaupun hanya pakai BPJS, katanya, toh pasien tetap membayar iuran setiap bulan. “Makanya, sebagai masyarakat saya melihat untuk pelayanan rumah sakit tipe B, menurut saya, tidak layak. Apalagi pelayanan Poli BPJS hanya ditempatkan di kamar-kamar pasien yang dikosongkan,” terangnya.

Ketika dikonfirmasi, Public Relation Siloam Hospital Manado, Lisa mengatakan lamanya pelayanan dari dokter BPJS itu karena memang dokter spesialis yang menangani layanan BPJS semuanya telah berstatus ASN. “Jadi, mereka melakukan tugas utama dulu (sebagaimana prosedur) di RSUP Prof Kandou, setelah itu pada sorenya ke Siloam Hospitals. Memang layanan BPJS oleh dokter spesialis di Poli bukanya jam 15.00 sore. Hanya saja, kemarin (Selasa, 25/4) keterlambatan layanan dokter karena masih melakukan tindakan medis di RSUP Prof Kandou,” ungkap Lisa.

Soal lama menunggu, lanjut Lisa, Siloam memohon maaf kepada para pasien, khususnya kepada Pak Samuel Lanongbuka bersama keluarga. “Memang di sini yang kami lihat adalah miss communication antara staf Siloam dan pasien, apalagi pasien telah menunggu lama. Tapi antara layanan BPJS dan umum tidak ada perbedaan. Semua sama. Ini menjadi evaluasi bagi kami,” pungkasnya.(str)

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.