PBL Mapalus Untuk 14.000 Warga Kurang Mampu

MANADO — Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Sammy Kaawoan mengungkapkan, program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapalus, merupakan salah satu program yang bertujuan untuk mendongkrak ekonomi warga kurang mampu. “Saat ini kota Manado menampung kurang lebih 14.000-an keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, lewat program ini, diharapkan akan berimbas pada peningkatan ekonomi,” kata Kaawoan, Jumat (15/9).

Dalam implementasinya, sambung dia, setiap lingkungan akan kecipratan Rp26 juta, untuk menunjang pembangunan yang berorietasi pada peningkatan kesejahteraan. “Jadi dalam pengelolaannya, semua diserahkan kepada para kepala lingkungan (Pala, red) yang sudah barang tentu tidak lepas dari monitoring Lurah, Camat serta Dinas Sosial,” ujarnya.

Namun, terkait belum adanya pencarairan, dijelaskannya, itu dikarenakan masih menunggu revisi Peraturan Walikota (Perwako). “Sementara berproses,” sebutnya.

Di satu sisi, merespon soal adanya 25 titik kawasan kumuh di Kota Manado, eks Camat Wanea ini berharap program ini juga akan memberikan dampak positif. “Sudah barang tentu sasaran program ini juga adalah warga yang tinggal di area-area yang ditetapkan Sebagai kawasan kumuh. Untuk mendapatkan hasil maksimal, maka peran kepala lingkunganlah yang paling pokok,” tandasnya.

Sementara itu, Benyamin Pinontoan, meminta agar dalam realisasinya, para Pala selaku penanggungjawab anggaran, agar mengedepankan asas transparansi. “Juga, harus berorientasi pada pemerataan. Jangan hanya dominan di wilayah-wilayah, atau hanya di seputaran rumah dari pala,” harap lelaki berdomisili di Kecamatan Tikala ini. (ein)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.