Pekerjaan Proyek Puskesmas Marore Diawasi

pasang slot online slot slot gowd

SANGIHE — Proyek pembangunan Puskesmas di Kecamatan Kepulauan Marore, mendapat perhatian serius Wakil Ketua I DPRD Sangihe, Free John Sampakang.

Ini dilakukan mengingat anggaran yang dikucurkan terbilang fantastis yakni Rp4 miliar.

“Wajib diawasi pekerjaannya maupun konstruksinya, apa sesuai besteknya atau tidak,” kata Sampakang.

Ditegaskannya, jika pekerjaannya menyimpang dari ketentuan, maka pihaknya akan langsung memanggil kontraktornya.

Diketahui, bangunan Puskesmas Marore yang sebelumnya hanya berukuran kecil, kini akan diperluas dengan konstruksi dua lantai.

Hal yang dikuatirkan oleh Sampakang, karena seluruh material berupa kerikil dan batu disuplai dari daratan Pulau Sangihe, karena di Pulau Marore tidak memiliki galian C.

“Sudah pasti biaya angkutan material akan sangat mahal, sehingga membuka peluang bagi kontraktornya akan main curang,” ujarnya.

Disatu sisi, alasan pihaknya akan mengawasi proyek tersebut karena berkaca pada tahun anggaran 2016 lalu, dimana terdapat banyak proyek yang anggarannya miliaran, namun pekerjaannya tidak beres.

Oleh karena itu, ia berharap di pemerintahan yang baru ini, tidak ada lagi kontraktor dari luar yang hanya untuk mencari keuntungan pribadi, dan tidak memperhatikan kualitas pekerjaan.

“Semoga ini akan menjadi atensi khusus dari Pak Yabes dan Pak Helmut,” harapnya.

Disatu sisi, dia juga menyoroti proyek pembangunan rumah sakit tipe C di Kecamatan Tabukan Utara, yang menyeret anggaran Rp16 miliar.

“Pemenang tender sudah ada, anehnya dokumen lingkungan, berupa UKL dan UPL belum dimiliki oleh pihak perusahaan pemenang tender proyek tersebut,” ungkapnya.

Jika hal ini memang benar, maka tambah Sampakang, pihaknya akan mengusulkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk membatalkan perusahaan pemenang tender tersebut. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.