Pelamar Eselon II Pemprov Sulut Adu Konsep di Sesi Wawancara

MANADO — Tahapan akhir seleksi terbuka atau open bidding Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II Pemprov Sulut akan berakhir hari ini (Rabu, 31/5). Tahapan wawancara kepada pelamar jabatan yang masih pelaksana tugas (Plt) telah dimulai Selasa (30/5) pagi hingga tadi malam.

“Seluruh rangkaian proses seleksi pejabat eselon II, besok (hari ini, red) kita tuntaskan,” kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Edwin Silangen yang juga Sekprov Sulut kepada Indo Post, Selasa (30/5) tadi malam.

Katanya, proses wawancara tersebut merupakan rangkaian tes penulisan makalah yang telah dilaksanakan medio Mei lalu. Dan, wawancara ini adalah tahap akhir.

“Jika kemarin dalam penulisan makalah merupakan penilaian paling penting dari semua tes, kali ini dalam proses terakhir yakni wawancara juga tak kalah penting. Karena lewat proses wawancara yang kita laksanakan ini kita bisa mengetahui layak atau tidak pejabat ini untuk menjadi seorang pimpinan,” jelas Silangen.

Dia menambahkan, tes wawancara yang digelar kemarin, baru separuh dari 37 peserta yang sudah melaksanakan tes penulisan makalah. Sedangkan yang sisa bakal dituntaskan pada hari ini.

Sebelumnya, Kepala BKD Sulut Femmy Suluh menyebutkan, yang menjalani tes kemarin sebanyak 21 orang. Yakni, 4 pelamar Kepala Biro Kesra, 4 orang untuk Karo Umum, 5 pelamar untuk Kadis Dukcapil dan KB, 4 pelamar di Kadis Perkebunan, dan 4 pelamar di Kadis Kesehatan (lihat grafis).

“Yang hari ini (kemarin, red) sampai jam setengah 8 malam. Esok (hari ini, red) hanya sampai jam 4 sore,” ujar Suluh.

Dalam tes wawancara ini, kata Femmy, merupakan tahap terakhir dari serangkaian tes yang digelar Pemprov. Dan dalam wawancara ini, masing-masing peserta diberikan waktu 30 menit. Di mana 5 menit pertama digunakan presentasi materi, dan sisanya untuk tanya jawab antara penilai dan peserta.

Pansel yang hadir kemarin antara lain Sekprov Edwin Silangen (Ketua), dan anggota masing-masing Rektor Unsrat Prof. Ellen Kumaat; Rektor Unklab Amelius Tommy Mambu PhD; dan Rektor Unika De La Salle Manado Revi Rafael Tanod MA. Sementara Asisten III Roy Roring berhalangan hadir.

Menurut Femmy, hasil dari seluruh penilaian Pansel akan dikonversi ke angka-angka. Selanjutnya akan dibuatkan rangking. “Pansel nantinya akan memilih 3 orang rangking tertinggi untuk diserahkan kepada Pak Gubernur sebagai pejabat Pembina kepegawaian, sebelum diusulkan ke Komisi ASN,” kata Femmy. Berdasarkan jadwal, 3 nama dengan nilai tertinggi di setiap jabatan akan diumumkan 9 Juni 2017.(idp/baz)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.