Pemdes Dumagin B Sambangi JRBM Sampaikan Sejumlah Tuntutan

BOLSEL—Merasa hanya menikmati janji manis dari PT J Resource Bolaang Mongondow(JRBM) terkait CSR, Pemerintah Desa (Pemdes) Dumagin B Kecamatan Pinolosian Timur, Selasa (16/5) mendatangi kantor perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan ini.
Kedatangan Sangadi Karmawan Makalalag didampingi Sekretaris desa, Ketua BPD dan Ketua Pemuda, disambut Remy Pontoh bagian eksternal JRBM.
Karmawan mengaku, dalam pertemuan pihaknya mempertanyakan CSR diwilayanya yang hanya setengah jalan.
“Kami bertanya soal realisasi SCR, air bersih dan MCK yang kini sudah terbengkalai,” aku Karmawan saat dikonfirmasi, Rabu (17/5) kemarin.
Diungkapkannya, hasil pertemuan, pihak perusahaan berjanji dalam waktu dekat akan menindaklanjuti permintaan desa. “Pak Remy mengaku satu sampai dua hari ke depan perusahaan akan melanjutkan pembangunan air bersih dan MCK,” ungkapnya.
Dikatakannya, janji yang disampaikan perusahaan akan ditagih oleh masyarakat. Menurutnya, selama ini masyarakat sudah bosa dengan janji manis perusahaan yang tak berna terealiasasi. “Masyarkat sudah bosan dengan perusahaan yang hanya habis dijanji. Saya hawatir masyarakat ilang kesabaran. Perusahaan menikmati manisnya, masyarakat terima dampak buruknya,” kata Karmawan.
Lanjutnya, harusnya aspirasi masyarakat disampaikan lewat pertemuan rutin Forum Komunikasi Masyarakat Lingkar Tambang(FKMLT), namun tanpa alasan jelas, pertemuan bulan ini dipending perusahaan. “Saya tidak tahan lagi menampung keluhan masyarakat. Apalagi sebentar lagi masuk bulan puasa. Masyarakat sangat membutuhkan air bersih,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga berita ini naik cetak pihak
PT JRBM belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi via seluler dengan nomor 0812445XXXXX, milik Remy Pontoh sedang tidak aktif.

Sekadar diketahui, PT JRBM dan Pemkab Bolsel memiliki kesepakatan yang tertuang dalam 14 poin Momerandum of Understanding(MoU) diantaranya, air bersih, amdal, Hutan Mangrove (Matandoi), bantuan bencana alam, beasiswa, alat berat(peminjaman), infrastruktur lingkar tambang, Asiskasi Bumdes, tenaga kerja local (Perekrutan karyawan dan prioritas), membayar rertibusi terminal, laporan berkala kemajuan perusahaan kepada Pemkab dan sosialisasi terhadap masyarakat serta tanam tumbuh(pengawasan hutan). (lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.