Pemkab Bolsel Cegah Konflik Sosial dan Agama

BOLSEL— Cegah konflik sosial dan agama, Pemkab Bolsel menggelar pembinaan dan dialog kerukunan hidup umat beragama. Mengambil tema ‘Torang Samua Ciptaan Tuhan’, kegiatan digelar di Queen Resto Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Selasa (9/5) kemarin.
Menurut Wakil Bupati (Wabup) Iskandar Kamaru SPt, kegiatan itu dinilai strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan visi religius, berbudaya, bermartabat, maju dan sejahtera. “Ini bertujuan meningkatkan wawasan dan pegetahuan konflik sosial dan agama,” kata Wabup saat membuka kegiatan.
Dituturkannya, arah kebijakan kegiatan di antaranya, memperoleh pemahaman agama berwawasan multikultur, pembentukan dan pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB)  di Provinsi dan Kabupaten. “Ini juga  untuk peningkatan kerjasama dan kemitraan antara pemerintah, tokoh agama, lembaga sosial keagamaan dan masyarakat dalam pencegahan serta  penanganan konflik,” tutur Wabup
Dikatakannya, unsur visi religius adalah kondisi masyarakat yang dekat dengan nilai-nilai agama, religius dan menjaga nilai-nilai kerukunan. “Semua persoalan yang muncul harus diselesaikan dengan jalan musyawarah namun tetap menggalakkan dinamika masyarakat secara individu maupun kelompok,” kata Wabup.
Menurutnya, berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah, harus dicegah sedini mungkin. Masyarakat Bolsel yang terbilang heterogen dengan berbagai latar belakang suku dan agama merupakan potensi yang dapat dikembangkan secara positif untuk saling mengenal dan menghargai satu sama lain. “Kita berharap masyarakat baik penduduk asli maupun pendatang harus memiliki cara berfikir yang sama dengan kearifan lokal di Bolsel,” ujar  Wabup.
Selain itu, Pemkab mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga komitmen, bersinergi, keterpaduan dan saling menjaga keharmonisan hubungan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera lahir dan bathin. “Dengan proses ini, kondisi yang kondusif berlangsung kehidupan seperti yang diharapkan,” tukas Wabup.
Sekadar informasi, dialog turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulut Hi Sulaeman, Kepala Kandepag Bolsel Suhada Mokoagow, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para penyuluh agama non PNS baik Islam maupun Kristen dan Kepala KUA se Bolsel.(lel)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.