Pemkab Talaud Pesimis Capai Target Perekaman

TALAUD — Target perekaman e-KTP yang harus tuntas akhir 2017 nanti, sepertinya belum bisa dicapai oleh Pemkab Talaud. Ini nampak dari pernyataan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Talaud, Jabes Linda Spd MAP.

“Kita belum dapat menjamin target Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait proses perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) akan selesai akhir tahun 2017,” kata Linda, kemarin.

Hal ini bukan tanpa alasan, kata Linda, buruknya koneksi internet, kerap terjadinya gangguan pada alat perekam, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman masih menjadi kendala.

“Sementara data yang kita punya menunjukan, dari 79.000-an wajib KTP, yang melakukan perekaman baru 24.000-an,” bebernya.

Padahal, sambungnya, Disdukcapil telah turun langsung ke 19 kecamatan untuk perekaman.

“Memang kita tetap berupaya, tetapi apakah bisa sampai atau tidak, kita belum bisa menjamin,” ujarnya. N

amun demikian, terkait kondisi itu, ia mengaku telah melapor ke pusat.

“Termasuk kita juga sudah meminta solusi dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Sehubungan dengan masalah ofline yang terjadi di Talaud, dikatakannya lagi, pemerintah pusat telah memberikan solusi agar datanya di back up.

“Data yang di back up juga telah kita coba bawa ke pusat untuk dilakukan secara manual, tetap saja tidak bisa, karena setiap kecamatan berbeda Id nya,” bebernya.

Hal Inilah yang kemudian membuat pihaknya semakin pesimis dengan target yang diberi Mendagri.

Meski begitu, ia mengaku pihaknya masih terus membuka perekaman ekstra time.

“Perekaman pada hari kerja sampai jam 6 sore, dan tidak jarang juga sampai jam 12 tengah malam,” tandasnya. (wan)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.