Pemkot Ganti Trembesi Dengan Mahoni dan Sirsak

KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu akhirnya mengganti pohon peneduh di pinggir jalan berjenis Trembesi dengan pohon Mahoni dan Sirsak. Pasalnya, pohon Trembesi yang masih banyak tumbuh di pinggir-pinggir jalan itu mengancam nyawa pengendara, dan merusak badan jalan.

“Pohon Trembesi terbukti mudah roboh dan akarnya yang kuat bisa merusak badan jalan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu Alex Saranaung, Rabu (13/9).

Alex mengatakan penggantian Trembesi dengan Mahoni dan Sirsak itu sudah direncanakan sebelumnya. Keputusan diambil karena beberapa waktu sebelumnya banyak yang roboh di beberapa lokasi, bahkan ada bangunan yang hancur karena kena pohon Trembesi yang roboh.

“Jangka panjangnya kami akan menebang semua pohon Trembesi. Namun, penggantiannya tidak langsung secara keseluruhan, melainkan dilakukan satu persatu sambil menunggu pohon Mahoni yang ditanam sudah remaja,” ucapnya.

Adapun jumlah yang akan ditanam sebanyak 6.000 pohon Mahoni, dan yang sudah ditanam sebanyak 3.000 pohon. “Kami targetkan semua akan terealisasi hingga akhir tahun 2017,” ungkapnya.

Selain itu, kata Alex, Dinas LH juga menyediakan pohon Sirsak sebanyak 6.000 bibit. “Untuk bibit Sirsak, yang sudah ditanam sebanyak 5.000 bibit. Sebelumnya 3.000 bibit, kemudian menyusul 2.000 bibit yang sekaligus ditandai dengan penanaman secara simbolis oleh Ibu Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, Rabu (13/9) hari ini (kemarin, red),” ujarnya.

Saranaung juga menuturkan, alasan penanaman kedua pohon tersebut setelah mempertimbangkan manfaatnya. Yakni Pohon Mahoni sebagai peneduh, sedangkan Sirsak buanya bisa dimakan masyarakat. Terlebih buah Sirsak manfaatnya banyak untuk kesehatan masyarakat.

“Saya harapkan pohon yang sudah ditanam agar dijaga bersama-sama oleh masyarakat Kotamobagu. Kami berharap masyarakat membantu untuk menyiram pohon yang sudah ditanam, serta menjaganya agar tidak dirusak,” tuturnya.(nto)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.