Pemkot Serahkan Miliaran Rupiah untuk Pilwako Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Proses tahapan penyelenggaraan pemilihan umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu telah dimulai. Jadwalnya diawali dengan ditandatanganginya Momorandun of Understanding (MoU) Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara dan Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Kurniawan, di Rudis Wali Kota, Senin (15/5) kemarin.

NPHD yang dianggarkan oleh Pemkot Kotamobagu kurang lebih Rp16 miliar. Anggaran ini akan digunakan untuk keperluan Pilwako Kotamobagu 2018 dengan asumsi dua putaran dan lima pasangan calon.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota berpesan agar KPU Kota Kotamobagu menggunakan dana tersebut secara bijak. Para lurah dan sangadi juga diminta aktif dalam mendukung proses penyelenggaraan Pilwako, terutama soal data pemilih. “Saya minta lurah dan sangadi membantu full tugas dari KPU Kotamobagau, bagaimana pelaksanaannya nanti (2018) bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Kotamobagu Nayodo Kurniawan mengatakan usai MoU akan langsung dilaksanakan tahapan sosialisasi, mulai (Selasa, 16/8), dan untuk tahapan proses lainnya pada Agustus.

“Kami (KPU Kotamobagu) sangat merespon dengan MoU ini, apalagi hibah ini menjadi kewajiban pemerintah untuk pelaksanaan proses Pilwako 2018,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, setelah NPHD hasilnya akan dilaporkan ke KPU RI dan selanjutnya di Kemenkeu RI. “Dana tersebut akan digunakan untuk keperluan seluruh tahapan di KPU Kota Kotamobagu yang meliputi 4 kecamatan serta 33 kelurahan dan desa,” ujarnya.

Sekretaris KPU Kota Kotamobagu Frans Manoppo mengatakan pelaksanaan anggaran itu untuk 5 calon. Namun jika hanya satu calon atau calon tunggal, sisanya akan dikembalikan ke Pemkot Kotamobagu. “Pastinya semua ada pertanggungjawaban untuk pelaksanaan keuangan tahapan Pilwako 2018,” tutup Manoppo. (nto)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.