Penimbunan Rawa Manganitu Berpotensi Pidana

SANGIHE — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sangihe, Drs Ch Hangau, menegaskan, penimbunan rawa di Kampung Barangka Kecamatan Manganitu, adalah sebuah pelanggaran hukum dan harus ada sanksi pidana.

“Setahu saya, penimbunan rawa di Manganitu itu tidak ada ijinya sama sekali dari instansi teknis, sehingga patut disebut melanggar aturan dan ketentuan perundang-undangan tentang lingkungan hidup,” ujar Hangau.

Ditanya soal kewenangan Dinas Lingkungan Hidup, terkait penimbunan rawa tersebut, Hangau mengatakan bahwa instansi yang dipimpinnya tidak punya kewenangan melarang penimbunan karena hal itu merupakan kewenangan dari Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPDR) yang diketuai oleh Sekertaris Daerah (Sekda).

Dia juga mengakui, beberapa hari belakangan ini, pihaknya sudah mendapat laporan bahkan keluhan dari warga setempat, terkait dampak dari penimbunan rawa di Kampung Barangka, namun tidak bisa menjanjikan apa-apa, kecuali meminta pertanggung jawaban dari para pelaku penimbunan.

“Pada saat mulai dilakukan penimpunan, pada pertengahan tahun 2016 silam, saya sudah menyurat ke Camat Manganitu, agar aktivitas penimbunan rawa Kampung Barangka dihentikan, karena tidak berijin, namun tak tahu mengapa, penimbunan justeru terus dilakukan. Yah, sebagai bawahan, saya hanya memaklumi saja, meski saya telah mengingatkan bahwa selain penimbunan itu illegal juga memiliki dampak hukumnya, karena merusak lingkungan, namun tidak digubris oleh pimpinan daerah, kala itu,” tutupnya. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.