Penjabat Bupati Palandung Minta Maaf

SANGIHE — Persiapan Pelantikan Bupati Terpilih Jabes Ezar Gaghana SE ME dan Helmut Hontong SH (JEG-HH), Senin (22/5) nanti, terus digenjot. Assisten II, Bernad ET Pilat SIP MT, yang dipercayakan menjadi ketua panitia (Ketupat) langsung action lewat rapat koordinasi yang dihadiri para kepala SKPD serta Me’Gahagho Media Center (MMC), Senin (15/5) kemarin. “Beberapa hal yang kita bahas dalam rapat tadi yakni mempersiapkan seluruh kebutuhan pada prosesi pelantikan nanti, termasuk dari Tahuna menuju Manado dan pembenahan rumah jabatan bupati dan wakil bupati yang akan ditempati hingga lima tahun kedepan,” kata Pilat. Pj Bupati Sangihe, Drs Jhon Heit Palandung, ditemui terpisah, mengatakan, apa yang disampaikan ketua Assisten II, selaku ketua panitia pelantikan sudah sesuai petunjuk, tinggal pelaksanaannya. Ia berharap, prosesi pelantikan akan berjalan sebagaimana mestinya. Disinggung soal serah terimah jabatan dari Pj ke Bupati yang baru, eks Penjabat Walikota Bitung itu, mengatakan, prosesi serah terimah jabatan dari Penjabat ke Bupati terpilih, akan dilaksanakan di gedung DPRD Sangihe. “Itu (Sertijab, red) akan digelar melalui sidang paripurna istimewa DPRD,” terangnya. Sementara itu, dalam tatap mukanya dengan ASN di lingkup Pemkab Sangihe, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Senin (15/5) kemarin, Palandung juga mengungkapkan permohonan maafnya kepada semua warga Sangihe. “Ini mungkin tatap muka terakhir saya dengan saudara sekalian, setelah enam bulan mendapat tanggungjawab menjadi penjabat, oleh karena itu, perkenankan saya mengungkapkan permohonan maaf kepada saurdaraku sekalian, jika ada tindakan atau kata-kata yang telah menyakiti hati saudaraku sekalian,” ungkapnya. “Saya hanya manusia biasa, yang tidak pernah luput dari kesalahan,” tambahnya. Ia juga berharap, dengan dilantiknya pemimpin yang baru nanti, semua warga akan bahu-bahu membahu membawa Sangihe semakin lebih maju. “Pilkada kan sudah berlalu, dan telah menghasilkan pemimpin yang dipilih oleh rakyat, maka saya mengajak kepada seluruh ASN maupun warga Sangihe, untuk meninggalkan serta melupakan segala bentuk perbedaan. Pak Jabes dan pak Helmut, adalah pemimpin baru Kabupaten Kepulauan Sangihe yang merupakan pemimpin seluruh masyarakat tentunya,” tutupnya. (nal)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.