Perahu Tenggelam di Minut, 1 Warga Tomohon Tewas dan 1 Hilang

Satu warga Tomohon yang tewas di Perairan Minut.

MINUT – Peristiwa perahu tenggelam kembali terjadi di perairan Sulawesi Utara (Sulut). Kali ini, kecelakaan perahu berlokasi di perairan Serei. Tepatnya berada antara Pulau Lihaga dan Gangga, Kecamatan Likupang Barat, sekira pukul 16.00 Wita, Selasa (5/9).

Informasi diperoleh Indo Post Manado, perahu pajeko Sola Gracia berkekuatan mesin 40 pk 2 unit, terbalik di tengah laut tepatnya di perairan Serei. Perahu itu dihantam gelombang setinggi tiga meter.

Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Likupang Iptu Hendrik Rantung. Dirinya pun menjelaskan kronologis berdasarkan pengakuan saksi Adi Patric Kuada, warga Gangga Satu. Awalnya, perahu dari Pelabuhan Munte, berangkat pukul 15.00 Wita menuju Pulau Desa Gangga Satu. Kemudian, sekira pukul 16.00 Wita perahu tersebut dihantam gelombang tiga meter di perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Gangga Satu sehingga perahu terbalik.

“Para penumpang kemudian ditolong perahu Long Bech yang dinakodai Roli Salindeho. Mereka berhasil menyelamatkan 8 orang tukang dan nakoda Yoseph Pantulu dan 2 anak buah kapal (ABK). Sedangkan dua tukang lainnya hilang. Selanjunya, pukul 17.00 Wita ditemukan tukang bernama Didi Ngala di perairan oleh masyarakat Gangga Satu. Dan satu tukang bernama Refli Tulung belum ditemukan,” ujar Rantung.

Lanjut Rantung, perahu Sola Gratia dinakodai Yoseph Pantulu msyarakat Gangga bersama dua ABK-nya. Mereka dari Pelabuhan Munte membawa muatan bahan material bangunan rumah panggung.

“Ada balok 8 kubik, papan 4 kubik dan penumpang 10 orang tukang kayu. Di antaranya, Fani wetik (27) warga Desa Woloan Dua,  Rendi Sindi (27) Desa Woloan Tiga, Yance Pontoa (43) Desa Woloan Satu, Danianus Wengkang (43) Desa Woloan Tiga, Joni Rau (45) Woloan Tiga,  Maikel Koyongian (34) Woloan Dua,  Des Motulo (54) Woloan Dua, Joni Motulo (62) Woloan Tiga, Refli Tulung (56) Woloan Satu (hilang belum ditemukan), Didi Ngala (45) Woloan Satu (ditemukan tak bernyawa)” imbuhnya.

“Kasus ini sudah kami tangani dan masih dalam proses penyelidikan. Untuk korban Didi Ngala saat ini dalam pemeriksaan dokter di Puskesmas Mubune Likupang Barat, sambil menunggu keluarga dari Woloan Tomohon,” pungkasnya. (fan)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.