Perawan Gadis Sangihe ‘Anyor’ di Kolong Jembatan

SANGIHE — Lantaran mengiyakan ajakkan teman lekakinya mampir di kolong jembatan, gadis remaja asal Kecamatan Tabukan, Kabupaten Sangihe, Sulut, sebut saja Mawar (15) -disamarkan-, harus pasrah kegadisannya ‘anyor’. Adalah Def yang merupakan teman semenjak kecil yang berhasil menjebol kesucian gadis malang yang tercatat sebagai pelajar SMP ini. Mirisnya lagi, akibat perbuatan di luar nikah itu, korban kini tengah hamil. Orang tua korban yang tidak terima dengan perbuatan Def, memilih menempuh jalur hukum dengan melapor ke aparat kepolisian setempat, Polsek Tabukan Utara.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, cerita berawal Maret lalu, dimana pelaku Def mengirimkan pesan singkat (SMS, red) berupa ajakkan kepada korban untuk jalan-jalan. Merasa pelaku adalah temannya semenjak masa kecil, korban pun tanpa ragu mengiyakan hal itu. Kemudian, Def pun langsung menjemput korban.

Dalam perjalanan, rupanya Def berpikiran kotor.  Saat melintas di sebuah jembatan, nafsu birahinya mendadak memuncak. Def pun menghentikan kuda besinya dan mengajak Mawar turun ke bawah jembatan.

Ironisnya, ajakkan Def mendapat sambutan positif dari korban. Kesempatan itu pun tak disia-siakan pelaku, korban pun diminta untuk menanggalkan pakaiannya. Namun, awalnya permintaan pelaku, mendapat penolakan dari korban dengan alasan, takut karena masih bersekolah. Tak menyerah, Def terus merayu sambal memancing korban untuk bercumbu. Korban yang hanyut dalam cumbuan pelaku mendadak mengiyakan permintaan pelaku. Alhasil, perawan korban pun langsung jebol. Setelah merengut keperawanan korban, pelaku sempat mengancam korban agar jangan menceritakan hal itu kepada siapapun.

Celakanya, pelaku yang ketagihan dengan servis pertama, kembali minta jatah. Sehingga adegan serupa pun terulang, namun di lokasi yang berbeda. Belakangan, korban sudah tidak lagi didatangi tamu bulanannya. Kuatir, korban pun akhirnya memberanikan diri menceritakan kegundahan hatinya kepada sang ibu. Curiga, sang ibu pun langsung meminta Mawar melakukan tes kehamilan. Betapa terkejutnya sang ibu ketika alat tes menunjukan bahwa buah hatinya sedang berbadan dua akibat perbuatan Def.

Merasa masa depan anaknya telah dirusak, sang ibu pun langsung menyeret pelaku ke Polsek Tabukan Utara. Kapolsek Tabukan Utara AKP Witness C Darea membenarkan hal tersebut. “Saat ini polisi telah menerima laporan tersebut dan langsung menindaklanjutinya dengan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan,” terangnya. “Kita akan dalami kasus ini,” tutupnya. (tim)

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.